Sarapan Dapat Meningkatkan Kecerdasan Otak Anak

Dalam mengkonsumsi sarapan sehat ada kriteria sarapan ideal. Apa saja?
, Majalah Kartini | 09/12/2016 - 08:00


MajalahKartini.co.id – Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, Prof. DR. Ir. Hardinsyah, MS mengatakan, sarapan sehat harus dibiasakan sejak dini untuk menjaga anak tetap bertenaga dan semangat belajar di pagi hari. Selain itu juga untuk meningkatkan kecerdasan otak anak.

“Sarapan ideal harus memenuhi seluruh kebutuhan gizi makro yaitu karbohidrat, protein dan lemak dan air, serta gizi mikro seperti vitamin dan mineral yang mencukupi sekitar seperempat kebutuhan gizi harian anak agar dapat membantu mewujudkan anak sehat berprestasi,” tutur Prof Hardinsyah.

Dalam kesempatan yang sama Dr. Eva Devita Harmoniati, Sp.A dari Ikatan Dokter Anak Indonesia menyampaikan, banyak masyarakat yang masih menganggap sarapan merupakan hal yang tidak panting, padahal sarapan merupakan hal yang sangat panting. Apalagi untuk anak-anak yang masih dalam tahap penumbuhan.

“Selain itu, pola makan yaitu makanan sehat dan mengandung zat gizi yang dikonsumsi secara teratur guna untuk memenuhi kebutuhan tubuh yang tepat pemberiannya dapat mempengaruhi dan melancarkan pertumbuhan sekaligus perkembangan anak,” kata dr. Eva.

Lebih lanjut dr. Eva menjelaskan, banyak faktor yang mempengaruhi pertumbungan dan perkembangan anak antara Iain yaitu nutrisi, kasih sayang, dan stimulasi. Nutrisi yang tepat dan lengkap menjadi dasar bagi tumbuh kembang yang optimal selain itu keterlibatan maksimal orang tua dalam pengasuhan terbukti dapat membantu anak tumbuh dan berkembang dengan lebih baik serta stimulasi dari lingkungan sekitarnya seperti interaksi langsung dengan anak lain maupun penyediaan alat main ikut mempengaruhi proses tumbuh kembang pada anak.

“Gizi merupakan salah satu poin penting dalam tumbuh kembang anak. Untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi pada anak usia pertumbuhan maka lima kali waktu makan yaitu sarapan, makan siang, makan malam dan dua kali makan selingan harus dipenuhi,” jelas dr. Eva. Disamping itu, tambahnya, sarapan menempati posisi sangat penting dibandingkan makan siang atau makan malam. Sarapan merupakan makanan khusus untuk otak, karena sarapan berhubungan erat dengan kecerdasan mental dan memberikan nilai positif terhadap aktifitas otak anak.

Kondisi dimana anak tidak mengonsumsi sarapan maka hal itu akan berdampak pada kebutuhan gizi tidak akan cukup untuk anak melakukan aktivitas seharihari dan juga menjadikan kualitas tumbuh kembang anak akan lebih rendah dari pada anak yang terbiasa sarapan. (Foto: Shutterstock)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: