Orang Tua Diimbau Lebih Hati-hati Saat Anak Dekat Air Panas

Air panas memang memiliki fungsi untuk menghangatkan tubuh, namun jangan terapkan hal ini pada anak Anda.
, Majalah Kartini | 19/09/2017 - 12:07

MajalahKartini.co.id – Orang tua memang ingin yang terbaik untuk anak, namun orang tua harus lebih berhati-hati dalam merawat anak. Memang tidak ada salahnya memanfaatkan pengobatan dan penanganan alternatif saat anak sakit terutama saat masih termasuk dalam kategori bayi hingga balita.

Ada baiknya orang tua mencari informasi yang relevan sebelum melakukan perawatan alternatif di rumah tanpa adanya saran atau pengawasan dari dokter anak.

Dilansir dari New York Daily News, seorang bayi laki-laki di Brooklyn harus mempertauhkan nyawanya akibat terkena suhu air panas dari pancuran di kamar mandi. Bayi laki-laki tersebut bernama Mordechai Halpern dan masih berusia satu tahun.

Ayah Mordechai (27) bertujuan untuk mengobati anaknya yang sedang sakit batuk. Penanganan pertama dilakukan dengan memberikan sebotol air dengan campuran jus lemon dan gula. Namun batuk Mordechai tidak kunjung berhenti hingga subuh sekitar pukul 03:00 dan membuat sang ayah terbangun sekitar pukul 03:30. (14/9).

Sebagai penanganan alternatif, ayah Mordechai berinisiatif untuk memberikan uap seperti halnya yang dilakukan di rumah sakit. Hanya saja dirinya memanfaatkan peralatan seadanya seperti air panas, uap, dan selimut untuk melakukan proses humidifier.

Segera dirinya menaruh Mordechai di kereta dorongnya dan menutupi anaknya dengan selimut, setelah itu kereta di dorong sampai ke kamar mandi. Lalu sang ayah menyalakan shower dengan mengalirkan air panas hingga cukup uap terbentuk dan menutup tirai kamar mandi dan meletakkan kereta dorong beserta anaknya di dekat toilet.

Selama lebih dari dua jam Mordechai ditinggal di kamar mandi dengan uap air panas dan ayahnya kembali tidur hingga alaram berbunyi pukul 05:00. Ketika alarm sudah menyala, segera ibu memeriksakan dan ternyata Mordechai sudah tidak sadarkan diri.

Mordechai menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan menuju ke rumah sakit di Pusat Medis Maimonides sekitar pukul 05:49 waktu setempat dengan kondisi suhu tubuh yang tidak normal yaitu mencapai 108 derajat. Pihak kepolisian setempat sedang melakukan otopsi terkait kematian Mordechai dan tidak ada unsur kesengajaan dari ayahnya untuk membunuh Mordechai dengan uap air panas. (Felita Herlina Ciciliani/Foto: Childrens).

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: