KreASI Budaya Bangsa untuk Ibu dan Buah Hati

Komitmen untuk senantiasa dukung pemberian ASI pada buah hati dan lestarikan warisan bangsa.
, Majalah Kartini | 29/09/2017 - 08:59

MajalahKartini.co.id – Pemberian ASI (air susu ibu) eksklusif selama 6 bulan sejak bayi dilahirkan memberikan nutrisi terbaik bagi pertumbuhan bayi secara maksimal serta membangun antibodi yang kuat untuk perlindungan dari penyakit. Inilah yang kemudian mendorong Pigeon untuk terus berinovasi menghadirkan produk dot dan botol susu yang menunjang bayi agar tetap dapat menyusui ASI secara alami apabila ibu tidak dapat memberikan ASI secara langsung ke bayinya.

Seiring waktu, dedikasi yang diperlihatkan produk perlengkapan bayi asal Jepang ini untuk memberikan produk terbaik bagi masyarakat sekaligus turut mendukung pelestarian budaya lokal Bangsa melalui inovasinya, botol susu motif Batik untuk pertama kali di tahun 2014 lalu.

Sejak tahun 2014, produk ini telah  mulai memperkenalkan deretan koleksi botol motif batik dengan karakter yang unik dan memiliki filosofi serta makna yang menarik untuk dipahami dan setiap tahunnya menampilkan inovasi motif yang berbeda-beda.

Setelah memiliki 10 koleksi botol desain batik, di tahun 2017 ini, Pigeon kembali memperkenalkan inovasi botol motif batik dengan karakter Kupu-Kupu dan Capung sekaligus memperkenalkan koleksi kain Batik tulis untuk pertama kalinya. Kehadiran koleksi botol motif batik sejak tahun 2014 serta kain Batik Cap sejak tahun 2016 ini merupakan sebuah bukti nyata komitmen berkelanjutan perusahaan ini untuk senantiasa mendukung pemberian ASI eksklusif kepada buah hati serta turut melestarikan salah satu warisan budaya kebanggaan Bangsa yaitu Batik yang saat ini telah diakui dunia melaui UNESCO sebagai Warisan Budaya Indonesia.

 

“Dengan mengusung prinsip dukungan terhadap pemberian ASI eksklusif, maka untuk produk dot dan botol susu pun kami kembangkan berdasarkan hasil penelitian tentang proses bayi menyusu ASI secara alami agar bayi seperti layaknya meminum secara alami, sehingga produk-produk kami akan semakin merekatkan cinta ibu kepada buah hatinya,” ujar Anis Dwinastiti, General Manager Marketing Division pada press conference di Jakarta, Kamis (28/9).

Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan kembali memperkenalkan botol desain batik di tahun ke-4 ini, merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam melestarikan salah satu budaya lokal kebanggaan Bangsa yaitu Batik. “Sementara untuk kain Batik yang di tahun ini kami hadirkan untuk pertama kali dalam bentuk Batik tulis, kami pun ingin memperlihatkan langkah bertahap kami untuk terus melestarikan Batik dalam wujud yang berbeda tiap tahunnya,” ujarnya.

Dan, lanjut Anis, Batik tulis merupakan karya seni sesungguhnya dari Batik, sehingga dengan diperkenalkannya koleksi terbatas kain Batik tulis ini, pihaknya ingin mempersembahkan karya terbaik kepada masyarakat luas. Ia berkomitmen untuk melestarikan dan menjaga warisan Batik sebagai bagian untuk menggerakkan industri Batik Tanah Air agar terus berkembang dan menghasilkan karya-karya terbaik.

“Tentunya diperlukan keseriusan, kecintaan, ketelatenan dan dedikasi tinggi dari masyarakat Indonesia untuk merawatnya serta diperlukan kegiatan pelestarian dalam wujud berbagai hal,” papar Anis. (Foto : Andim)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: