Ketahui Takaran ASI Perah yang Benar

Takaran ASIP bayi baru lahir hingga berusia 12 bulan harus lebih diperhatikan.
, Majalah Kartini | 08/09/2017 - 18:03

MajalahKartini.co.id – Memberikan Air Susu Ibu Perah (ASIP) kepada bayi tidak bisa sembarangan dan tanpa takaran, karena pencernaan bayi masih belum bisa menampung asi yang berlebihan meskipun ibu sudah menghasilkan ASIP yang berlimpah. Dibutuhkan pengalaman dan pengetahuan khusus terutama untuk ibu muda dan ibu yang baru memiliki anak agar tidak secara sembarangan memberikan asi tanpa mengetahui batasan atau takaran ASIP yang benar dan tepat untuk bayi.

Dikutip dari Breastfeedingusa, kategori pemberian takaran ASIP terbagi menjadi 4 usia diantaranya 0-3 bulan, 4-6 bulan, 7-9 bulan, dan 10-12 bulan. Pemberian takaran ASIP yang benar disesuaikan dengan usia dan berat badan bayi.

Kategori pertama, saat usia bayi baru memasuki 0-3 bulan dengan berat badan 18-32 ons, pemberian ASIP yang paling tepat adalah sebanyak 540-960 ml. Kategori kedua, bayi berusia 4-6 bulan dengan berat badan 28-40 ons sudah selayaknya diberikan ASIP lebih banyak dikisaran 1.120-1.200 ml. Kategori ketiga, bayi berusia 7-9 bulan dengan berat badan 24-36 ons sanggup menerima ASIP sebanyak 720-1.080 ml. Kategori terakhir, bayi berusia 10-12 bulan dengan bobot 18-20 ons cenderung meminum ASIP lebih sedikit dengan takaran 360-900 ml.

Untuk mempermudah para ibu untuk memperkirakan takaran ASIP yang benar, ibu bisa menghitung sendiri menggunakan perhitungan seperti ini: berat badan bayi sebesar 1 ons bisa menampung 30 ml susu. Para ibu cukup mengikuti panduan tersebut dengan cara mengalikan berat badan bayi dengan 30 ml susu.

Ketahui juga tanda bayi sudah kenyang asi, jangan sampai bayi kekenyangan atau kekurangan asi karena akan membuat pencernaannya menjadi tidak baik. Ada enam tanda yang bisa ibu ketahui jika bayi sudah kenyang asi: 1) Menutup bibir, 2) Berhenti menyedot ASI, 3) Tangan bayi terbuka, 4) Bayi terlihat tenang, 5) Bayi tertidur, dan 6) Bayi memalingkan muka dari payudara ibu.

Perbanyak pengetahuan ibu dalam memberikan ASIP harus diperbanyak dengan mencari informasi dari sumber-sumber yang terpercaya dan berpengalaman. Jika ibu tidak memiliki waktu untuk mencari informasi, ada baiknya ibu rajin mengkonsultasikan perkembangan bayi dan asi ke dokter yang ahli dalam bidangnya. (Felita Herlina Ciciliani/Foto: Alodokter).

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: