Fakta Tentang Menyusui yang Harus Anda Ketahui

Menyusui memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa baik bagi ibu dan bayi untuk jangka pendek dan panjang.
, Majalah Kartini | 27/09/2016 - 20:00

MajalahKartini.co.id – Bekerjasama dengan Rumah Sakit Bunda Jakarta, Philips Avent, pemimpin kategori produk ibu dan anak menyelenggarakan “Philips Avent New Parents Class”, program edukasi yang didesain untuk membekali para orangtua baru dengan pengetahuan dan praktik lengkap mulai dari manajemen laktasi, perawatan bayi hingga pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk menyambut kehadiran buah hati mereka di Jakarta, Sabtu (24/9).

Seribu hari pertama kehidupan bayi merupakan periode emas atau masa yang paling sangat berpengaruh pada pertumbuhan bayi dan pemberian ASI merupakan bagian penting dalam hal ini. Philips Avent telah lebih dari 30 tahun berpengalaman mengembangkan produk-produk untuk mendukung ibu dalam memberikan ASI.

Dengan menyoroti sejumlah kendala yang menghambat para ibu untuk terus memberikan ASI, perusahaan ini berharap dapat membantu para tenaga kesehatan dan ibu untuk menemukan solusi terwujudnya keberhasilan pemberian ASI di masa depan.

Berikut hal yang perlu diperhatikan saat menjadi orangtua baru:

– Fakta tentang menyusui
Hampir 60 persen ibu menyusui berhenti menyusui lebih awal dari yang mereka inginkan. Ada berbagai alasan, di antaranya: kendala dengan perlekatan, yang menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman yang dialami ibu saat menyusui; meyakini bahwa produksi susunya sedikit; sebagian ibu menyusui mengalami masalah kesehatan, atau ada ibu menyusui yang memutuskan untuk kembali bekerja lebih awal.

– Volume dan aliran ASI
Volume dan aliran ASI berhubungan erat dengan kondisi kejiwaan dan tingkat stress ibu. Sebuah studi yang dilakukan oleh Philips Avent menunjukkan, para ibu dapat mengalirkan ASI jauh lebih banyak setelah melakukan latihan pernafasan atau mendengarkan musik selama 10 – 15 menit. Selain itu menyusui atau memberikan makanan bagi bayi dalam keadaan rileks, di suasana yang homey dapat membantu menciptakan pengalaman menyusui yang baik.

– Kembali bekerja
Studi menunjukkan, pada saat ibu menyusui memutuskan untuk kembali bekerja setelah cuti melahirkan, ibu harus dapat mengatasi kendala-kendala yang ada; mulai dari menghadapi sikap para kolega termasuk juga jam kerja. Untuk itu, tidak heran apabila hampir 15 persen dari ibu menyusui di Amerika Serikat1,8 dan di Inggris berhenti menyusui setelah kembali bekerja.

– Privasi dan Kenyamanan
Studi baru-baru ini menemukan bahwa satu dari sepuluh ibu menyusui berhenti menyusui karena mereka merasa tidak nyaman menyusui di luar rumah2. Survey lain juga menunjukkan bahwa lebih dari 30 persen merasa nyaman untuk memompa ASI di ruangan tertutup.

“Menyusui memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa baik bagi ibu dan bayi untuk jangka pendek dan panjang dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat,” kata ujar Marketing Director Philips Personal Health Indonesia Erik van Houten,

Untuk itu, lanjut Erik, pihaknya terus mendukung dan membantu para orangtua baru untuk memberikan awal terbaik bagi sang buah hati. “Selain menghadirkan produk-produk yang mendukung ibu dalam pemberian ASI, penyelenggaran acara ini juga menjadi contoh nyata dari kami untuk membantu para orangtua baru mewujudukan generasi yang lebih sehat,” sambung Erik. (Foto : Andim)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: