Ajak Orangtua Stimulasi Sensorik Anak dengan Bermain

Mainan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, namun dapat membantu anak mengeksplor bakat dan minat.
, Majalah Kartini | 20/02/2018 - 17:02

MajalahKartini.co.id – Memasuki usia anak sebelum sekolah, beberapa hal harus diperhatikan oleh orangtua, khususnya pada kemampuan sensorik pada anak sejak dini. Sebagai spesialis pada mainan edukatif, Early Learning Centre (ELC) mempersembahkan seri mainan terbaru bertajuk “Little Senses” dan menyelenggarakan acara untuk dapat menyebarkan informasi penting bagi orangtua mengenai pentingnya bermain bagi aspek tumbuh kembang dan sensorik anak.

Acara bertajuk ELC Little Senses Collection Preview ini turut menghadirkan Noella (Ui) Birowo, M.Sc, selaku pendiri dari TigaGenerasi & Penulis Buku Anti Panik dan Bayu Wijanarko selaku ELC Toys Expert.

“ELC menyadari bahwa kemampuan sensorik anak bisa dilatih semenjak dini melalui beragam kegiatan, salah satunya adalah dengan bermain. Mainan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, namun dapat membantu anak mengeksplor bakat dan minat anak sekaligus mengembangkan berbagai kemampuan penting seperti motorik, sensorik, kreatifitas, serta kemampuan sosial emosional,” ujar Lina Paulina, Vice President Mothercare dan ELC.

Sebagai bagian dari acara tersebut, turut hadir Noella (Ui) Birowo, M.Sc, selaku pendiri dari TigaGenerasi & Penulis Buku Anti Panikyang membenarkan bahwa fungsi mainan edukatif diperlukan dalam proses perkembangan kemampuan sensorik anak dan menjadi bekal untuk mempersiapkan kecenderungan anak untuk merasa bosan atau takut terhadap suatu hal, “Para orang tua dapat memberi jenis mainan yang sesuai dengan jenis kegiatan, usia, dan kemampuan anak untuk mendapatkan hasil yang optimal hingga tahap krusial perkembangan anak,” 1ujar Noella.

Hal yang kerap terjadi saat persiapan anak masuk ke sekolah adalah anak merasa takut untuk mencoba hal baru, sulit untuk bersosialisasi dengan teman baru ataupun kurang peka dengan lingkungan sekitarnya.

Faktor kebiasaan anak muncul dari pola asuh dari orangtua di rumah, maka dari itu dibutuhkan aspek pendukung untuk anak mengembangkan kemampuan sensorik, motorik dan sosialnya sejak kecil. Noella juga menambahkan, pendampingan orangtua sangat penting di setiap momen bermain anak agar sang anak dapat lebih mengeksplorasi fungsi mainan tersebut.

Konsep tumbuh kembang anak melalui permainan menjadi solusi bagi orang tua dalam mengembangkan panca indera anak sejak dini. Melalui permainan, anak akan dirangsang untuk mengeksplorasi dan mempelajari hal-hal baru. Fase pertama sejak lahir adalah fase dimana anak memulai indera penglihatan dan sentuhan.

Memasuki usia 3 bulan, anak sudah mampu mengontrol gerakan tangan dan kakinya serta senang mengeksplor hal-hal yang ada disekitarnya. Di usia 6 bulan, anak mulai bisa duduk atau bahkan merangkak. Memasuki usia 9 dan 12 bulan, anak memasuki tahap perkembangan yang sangat aktif dan pada usia 18 bulan hingga seterusnya, anak mulai berimajinasi dan mengeksplorasi hal-hal baru.

Seri mainan Little Senses oleh ELC terdiri dari Sensory High Chair Toy, Sensory Activity Table, Sensory Stacking Rings dan Sensory Shape Sorter. Sebagai contoh, Sensory Activity Table dilengkapi lampu berwarna berkelap kelip dan suara menarik yangmerangsang keingintahuan anak untuk mencoba berbagai variasi memasukkan bola, memijat, menarik, mencari bola yang dimasukkan. Ini memberi variasi cara bermain yang dapat meningkatkan pengalaman dan pengetahuan anak mengenai konsep “sebab akibat” dan juga daya ingat dan konsentrasi anak.

Selain itu, terdapat pula Sensory Stacking Rings berbentuk diameter ring yang bervariasi dari kecil hingga besar akan meningkatkan pengetahuan anak mengenai konsep “besar kecil”, Permainan diselesaikan dengan memasang kepala di atas ring terakhir sehingga anak dapat belajar bermain secara utuh dan lengkap dari awal hingga akhir (mengenal “problem solving”).

Aspek-aspek perkembangan anak yang dapat dicapai dari mainan tersebut yakni pada penglihatan fokus mata, koordinasi mata-tangan, pengenalan warna/bentuk mainan; pendengaran: mengenal suara, nada, nama benda/tekstur/warna; perabaan: mengenal berbagai bentuk, alur ring beserta tonjolan-tonjolan. ELC Little Senses ini tersedia di seluruh gerai Early Learning Centre untuk kisaran usia anak mulai dari 9 bulan hingga 36 bulan.(Foto : Istimewa)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: