Saskia-Mutia, Bisnis Teh Premium dengan Modal Racikan dan Kulkas

Dengan peran yang saling melengkapi duet Saskia dan Mutia sukses buktikan bisnis teh premium mereka, seperti apa cerita mereka?
, Majalah Kartini | 30/05/2017 - 17:03

Saskia-Mutia Bisnis Teh Premium dengan Modal Racikan dan Kulkas

MajalahKartini.co.id – Dalam acara Womenwill yang digelar di Bandung, Rabu (24/5) menghadirkan pula sosok-sosok pengusaha muda  perempuan yang berhasil mewujudkan mimpi mereka. Diantaranya adalah Saskia Pratiwi dan Mutia Safrina. Bermodal 5 juta rupiah untuk membeli racikan dan kulkas, dua perempuan muda ini memberanikan diri untuk membuat sebuah bisnis teh premium siap saji pada Desember 2011

Dengan peran yang saling melengkapi dimana Mutia di bagian pemasaran serta Saskia di bagian produksi dan keuangan, ternyata butuh waktu lama untuk kedua perempuan ini dapat meracik sebuah produk yang cocok dikonsumsi masyarakat. Dua tahun mereka menyisihkan waktu untuk terus-menerus meracik hingga mendapat racikan yang pas. Sampai di suatu titik dimana produk mereka mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat.

“Addictea menawarkan produk teh premium yang dapat dibawa kemana saja dan disajikan kapan saja. Pada awalnya, produk yang ditawarkan Addictea hanyalah original thai tea dan green tea,” ujar Saskia Pratiwi (30), Founder & CEO Addictea. Varian teh pun terus berkembang agar dapat memberi pilihan lebih untuk konsumen. Pilihan rasa berkembang menjadi taro milk tea, banana milk tea, dan minty milk tea. “Sebagai produk teh premium tanpa pengawet yang terkenal dengan milky-nya, tantangan terbesar Addictea hingga saat ini adalah ekspansi distribusi produk,” tambah Mutia Safrina (30), Co-founder & Co-CEO Addictea.

Saskia-Mutia Bisnis Teh Premium dengan Modal Racikan dan Kulkas1

Dengan dukungan penuh dari keluarga, Saskia sebagai ibu dari 2 orang anak dengan latar belakang desain grafis, dan Mutia sebagai ibu dari seorang anak dengan latar belakang bisnis properti, tetap gigih menghadapi tantangan yang ada dan tak menyerah melakukan inovasi. Saat ini, Addictea kemasan kecil dibanderol harga Rp12,000, dan kemasan sedang dibanrol dengan harga Rp18,000. Kedua perempuan hebat ini telah memiliki 35 orang karyawan dengan rata-rata produksi 300 liter per hari.

Kembangkan Bisnis Melalui Digital

Meski masih mengandalkan penjualan di Bandung, sejak tahun 2016 lalu, Mutia dan Saskia mulai memfokuskan Addictea di ranah digital, seperti ikut bergabung dengan Google Bisnisku, memanfaatkan akun-akun media sosial, dan mendaftarkan bisnisnya ke layanan pesan antar Go-Food. Tak disangka-sangka, meski belum terhitung lama, dampak yang ditimbulkan cukup signifikan. Channel promosi online Addictea tersebut kerap mendatangkan lebih banyak pengunjung ke empat gerai Addictea di Bandung, khususnya gerai pusat Addictea House di bilangan Cisangkuy yang telah terdaftar di Google Bisnisku.

Saskia-Mutia Bisnis Teh Premium dengan Modal Racikan dan Kulkas2

Setelah melihat informasi yang terpampang di Google Bisnisku pada laman hasil pencarian Addictea, tak sedikit wisatawan di Bandung menelepon admin untuk memesan sejumlah Addictea yang akan dijadikan buah tangan dan mengunjungi gerai Addictea House untuk mengambil produknya yang telah dibekukan sebelum kembali ke kota masing-masing.

Hingga saat ini, pelanggan luar Bandung Addictea telah mencapai kota Bali, Palembang, dan Riau. Pelanggan dengan mudah menemukan informasi alamat gerai Addictea, nomor telepon, jam operasional, varian menu Addictea, dan bahkan arahan bagi pelanggan untuk dapat menemukan lokasi gerai Addictea dengan jalur tercepat di tengah waktu yang padat. (Foto: Image Dynamics)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: