Kisah Sukses Harratul Lisan dan Ni Wayan Srimentik

Road Show “Seribu Cerita PerpuSeru” akan menginspirasi kisah-kisah sukses yang teIah dihasiIkan oleh PerpuSeru.
, Majalah Kartini | 07/11/2017 - 15:05

MajalahKartini.co.id – Hadirnya PerpuSeru telah menciptakan peluang wirausaha yang menyerap lapangan pekerja dan mengubah hidup orang. Salah satu yang merasakan dampak atas hadirnya PerpuSeru dalam kehidupannya adalah Harratul Lisan, 27 tahun dari Desa Tlogosih, Demak, Jawa Tengah dan Ni Wayan Srimentik, 34 tahun, dari Desa Tianyar Barat, Bali.

Harratul Lisan, atau biasa dipanggil Harra, mengikuti pelatihan komputer dasar dan desain yang diselenggarakan di PerpuSeru Demak pada September 2017. Ketika mengetahui PerpuSeru mengadakan komputer dasar dan desain, ia sangat tertarik untuk hadir dan belajar hal baru.

“Selesai mengikuti pelatihan, langsung besoknya saya mulai mencari ide untuk membuat bisnis kaos sablon. Saat ini saya memiliki 5 orang tim inti untuk membuat pesanan rata-rata 100 kaos/bulannya. Saya akan terus hadir di PerpuSeru, untuk mengetahui informasi terkini khususnya mengenai marketing dan mengetahui tren pasar,” ujar Harra.

Sementara Ni Wayan Srimentik mengungkapkan PerpuSeru turut mengubah hidupnya. Pada Oktober 2016, pertama kali datang di PerpuSeru dan memperoleh inspirasi membuat dupa herbal.

“Tantangan yang saya hadapi adalah cara memasarkan dupa ini. Berkat advokasi dan dukungan PerpuSeru, kini dupa herbal ‘Munti Gunung’ telah direkomendasikan oleh Bupati untuk menggunakan dupa herbal di seluruh instansi kabupaten Karangasem Bali,” jelas Srimentik.

“Saya pun akan terus hadir di PerpuSeru, agar terus belajar dan membawa dupa herbal lebih diterima oleh masyarakat luas,” lanjutnya.

Hingga akhir tahun November 2017, kegiatan Seribu Cerita PerpuSeru akan berjalan ke kota Lubuk Linggau, Pangkalan bun, Semarang, Surabaya, Bali, Wakatobi hingga Ambon. Kemudian mulai kembali pada Januari 2018. “Harapan kami kisah-kisah sukses dari PerpuSeru dapat memberikan motivasi kepada lebih banyak lagi masyarakat untuk datang dan belajar ke perpustakaan. Kami juga berharap pemerinlah dapat mereplikasi program ini ke perpustakaan lainnya dan menciptakan semakin banyak kisah-kisah sukses. lnilah semangat PerpuSeru untuk mewujudkan hidup yang lebih balk,” kata Titie Sadarini, Chief Executive Coca-Cola Foundation Indonesia.

PerpuSeru yang dilaksanakan Coca-Cola Foundation Indonesia dengan dukungan BiII & Melinda Gates Foundation,  PerpuSeru yang Kini teIah berada di 586 Perpustakaan Desa dan 104 perpustakaan Kabupaten di 18 propinsi ini teIah memberikan dampak sosiaI pada peningkatan kuaIitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, PerpuSeru menggelar acara road show “Seribu Cerita PerpuSeru” agar Iebih banyak masyarakat yang terinspirasi oleh kisah-kisah sukses yang teIah dihasiIkan oleh PerpuSeru.(Foto : Andim)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: