Begini Kiat Mien Uno Mendidik Sang Anak, Sandiaga Uno

Melahirkan seorang pemimpin dalam hal ini Mas Sandi sapaan Mien Uno, butuh kerja keras, do’a dan kesepakatan dengan suami.
, Majalah Kartini | 15/11/2016 - 12:30

MajalahKartini.co.id – Marah ketika melihat ketidakadilan, bahkan sudah paham tentang hak dan keinginan, inilah karakter Sandiaga Uno yang terlihat sejak kecil. Bagi Sang Ibu, Mien Uno, hal itu patut dipuji. “Mas Sandi sangat tahu persis tentang hak dan keinginan dan kemauan. Itu menurut saya bukan main sebagai seorang anak kecil,” tutur Mien Uno saat wawancara eksklusif dengan Majalah Kartini beberapa waktu lalu.

Mendidik seorang pemimpin dalam hal ini Mas Sandi sapaan Mien Uno, butuh kerja keras, do’a dan kesepakatan dengan suami, Uno untuk bersama-sama mendidik. Menurut pecinta wastraprema ini mengatakan, di dalam mendidik setiap anak berbeda-beda karena masing-masing anak mempunyai keunikan tersendiri.

Sedari kecil Sandi banyak melakukan hal-hal yang seharusnya dikerjakan orang dewasa yaitu berusaha mencari uang sendiri dengan menjual kartun. “Dia berusaha mencari uang sendiri dengan mengumpulkan gambar-gambar kartun, kemudian digunting lalu ditempel-tempel kemudian ia jual, padahal dia masih di TK. Ada jiwa yang berbeda untuk membuat dirinya menjadi sangat unik,” jelas Mien Uno.

Sebagai orang tua, Mien dan suami selalu menanamkan nilai-nilai etika dan moral serta bagaimana berperilaku yang baik. Ia mengajarkan agar anaknya berucap sesuai hati nuraninya, sehingga ia akan mendengarkan dan menuruti keinginan putranya tersebut. “Yang kami ajarkan juga kalau dia gak boleh bohong dan menyontek, biarpun nilainya jelek. Saya bilang lebih baik nilainya jelek dari pada hasil dari menyontek ke orang lain,” ujarnya.

Tak kalah penting ia juga mengajarkan kedisiplinan dan kebersamaan, karena bagi Mien, kedisiplinan adalah salah satu bagian dari menerapkan rasa hormat bagi diri kita sendiri dan orang lain. Dan kedisiplinan bagian bagian dari etika yang merupakan moral dari diri seseorang agar ia mempunyai integritas yaitu, kedisiplinan, kejujuran, mengetengahkan sesuatu yang berkaitan dengan orang lain. “Kami biasakan untuk makan bersama-sama, berkumpul bersama-sama dengan keluarga. Dia harus selalu disiplin dan kalau diundang harus tepat waktu,” imbuhnya.

Kiat-kiat tersebut ditanamkan sejak Sandi masih kecil hingga saat tumbuh menjadi orang sukses sebagai wirausahawan dengan bekal skill dan semangat pantang menyerah. Perhatian khusus pun diberikan perempuan asal Indramayu Jawa Barat ini kepada putranya yang pernah menjabat ketua umum HIPMI ini.

Ia berkomitmen untuk mendampingi anaknya sendiri di masa-masa pertumbuhannya (di bawah lima tahun) untuk lebih mengenal kelebihan dan kekurangannya serta membantunya dalam mengasah potensinya lewat “gudang ilmu” sehingga bisa berkembang sesuai dengab bakatnya. “Mas Sandi selalu berhubungan dengan hal-hal tentang bagaimana mencari uang, dan kita arahkan supaya dia bisa mendapatkan hal-hal yang dia ingin kembangkan jadi kita fasilitasi, misalnya kita bawa dia ke toko buku lalu memperlihatkan buku-buku yang bagus supaya dia punya kegemaran membaca,” jelas pemilik nama asli Rachmini Rachman.

Setiap orang tua berharap agar anaknya tumbuh menjadi orang yang berguna bagi orang banyak, begitu juga dengan istri Ir. Razif Halik Uno yang berdarah Gorontalo ini ingin agar Sandi melakukan hal-hal yang sangat bermanfaat bukan hanya bagi dirinya sendiri tapi juga masyarakat banyak. (Foto&Video: MajalahKartini)

BAGIKAN HALAMAN INI: