Ameetha Drupadi: Menyusui dengan Senang Hati

Laktasi atau menyusui rupanya memiliki permasalahan kompleks yang butuh penanganan khusus dan juga pelayanan dengan hati.
, Majalah Kartini | 05/08/2017 - 12:03

Ameetha Drupadi- Menyusui dengan Senang Hati

MajalahKartini.co.id – Berangkat dari pengalaman sebagai ibu yang tengah menyusui dan menghadapi sejumlah problem diantaranya tongue tie dan lip tie, serta bingung puting atau produksi ASI sedikit, dr. Ameetha Drupadi memilih menekuni Dunia Laktasi. Laktasi atau Menyusui rupanya memiliki permasalahan kompleks yang butuh penanganan khusus dan juga pelayanan dengan hati.

Menyusui harus menjadi fase atau proses dalam tumbuh kembang buah hati dan dijalankan dengan senang hati dan didukung penuh oleh suami juga orang tua dan lingkungan sekitar. Berikut sharing dari  dr. Ameetha Drupadi untuk Anda sebagai bagian dari memperingati Pekan ASI Sedunia 2017.

Menyusui kini kembali menjadi tren di kalangan ibu-ibu muda, setelah lebih dua dekade gempuran susu formula baik iklan maupun media promosi lainnya terus hadir di tengah para ibu tengah menumbuh kembangkan balitanya. Tak disangka menularkan semangat menyusui rupanya bisa menyebar dengan cepat dan akhirnya semakin banyak Ibu ingin menyusui bayinya sesuai program ASI Eksklusif 6 bulan.

Penelitian Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization) telah menujukan bahwa Air Susu Ibu adalah sumber gizi terbaik yang dibutuhkan bayi agar tumbuh sehat dan kuat juga tak mudah terserang penyakit karena ASI membentuk sistem imun yang baik. Tak hanya itu beberapa contoh kasus gangguan pencernaan pada bayi yang diberi susu formula pun mulai membuka mata para ibu bahwa ASI adalah jawaban dari kebutuhan nutrisi buah hatinya.

Menyadari bahwa menyusui menjadi proses yang penuh perjuangan mengatasi problem ibu menyusui, saya bersama sejumlah pasien laktasi memutuskan untuk merintis Komunitas Pejuang ASI Indonesia pada bulan Mei tahun 2015. Dengan penuh semangat kami mendukung para ibu untuk bisa menyusui eksklusif 6 bulan bahkan mendorong menyusui tuntas 2 tahun agar buah hati tumbuh sehat dan cerdas. Animo luar biasa juga datang dari para ibu muda sehingga dalam 6 bulan anggota Komunitas Pejuang ASI meningkat lima kali lipat dan saat ini setelah dua tahun berjalan beranggotakan kurang lebih 1200 ibu menyusui dari berbagai daerah.

Peresmian Komunitas Pejuang ASI

Ameetha Drupadi- Menyusui dengan Senang Hati2

Sebagai bentuk komitmen kami pada para ibu menyusui Komunitas Pejuang ASI Indonesia telah menggelar beragam kegiatan mulai dari Gathering Pejuang ASI, Peringatan Pekan ASI Sedunia, Pelatihan Infant Massage (pijat bayi) yang ditujukan untuk meningkatkan hormon oksitosin alias hormon cinta yang dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI.

Gathering pertama yang dilaksanakan oleh Komunitas Pejuang ASI Indonesia berlangsung Sabtu, 30 Mei 2016 di Jakarta. Dalam kegiatan ini dr.Ameetha Drupadi selaku founder Komunitas Pejuang ASI juga meresmikan komunitas ini.

Visi Pejuang ASI Indonesia : “Menduniakan ASI dan MengASIkan Indonesia”
Misi Pejuang ASI Indonesia :
1. Mengajak orang tua di Indonesia untuk MengASIhi bayinya
2. Menyadarkan orang tua di Indonesia bahwa mengASIhi adalah hak bayi dan kewajiban orang tua
3. Meyakinkan orang tua di Indonesia bahwa mengASIhi merupakan bagian penting dari golden period masa pertumbuhan bayi
4. Memberikan pemahaman bahwa mengASIhi itu menyenangkan
Sejak diresmikan pada bulan Mei 2016 Komunitas Pejuang ASI Indonesia telah menyelenggarakan sejumlah kegiatan, antara lain gathering komunitas pejuang ASI Indonesia, Pijat Bayi Massal memperingati Hari Infant Massage se-dunia, Pekan ASI Se-Dunia (bekerja sama dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Pelatihan Ibu Menyusui baik sejak masa kehamilan, baru melahirkan, persiapan bekerja, sampai masa menyapih di usia 2th serta MPASI yang baik juga Pelatihan Infant Massage.

Sejauh ini jumlah anggota Komunitas Pejuang ASI Indonesia cukup pesat, dari yang awalnya hanya berjumlah 50-an anggota kini telah menginjak angka lebih dari 10 kali lipat. Bagi Anda yang ingin ikut menyimak diskusi seputar laktasi, segera hubungi kontak yang berkaitan.

Ke depan Komunitas Pejuang ASI Indonesia akan terus menggaungkan semangat menyusui eksklusif 6 bulan bagi para ibu dan yang tak kalah penting turut serta menggandeng Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka mengusung kebijakan cuti 6 bulan bagi ibu bekerja agar senantiasa bisa menyusui buah hati eksklusif 6 bulan. Akhir kata mengutip tema Pekan ASI Sedunia 2017 Sustaining Breastfeeding Together” , “Mari Menyusui, Mari Membangun Generasi Emas” !!  (Foto: Doc. Pribadi & Komunitas Pejuang ASI Indonesia)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: