Menuju Indonesia Fashion Week 2018

Persiapan menuju Indonesia Fashion Week 2018 yang mengambil tema Cultural Identity untuk memajukan UMKM di sektor fashion
, Majalah Kartini | 15/03/2018 - 18:25

MajalahKartini.co.id – Indonesia Fashion Week (IFW) kembali digelar untuk tahun ini. Acara ini merupakan ajang promosi fashion terbesar yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) bersama Rumah Kreatif BUMN (RKB) untuk membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) di bidang fashion untuk mengembangkan bisnisnya.

Tahun ini IFW mengangkat tema Cultural Identity, tema ini diangkat untuk menemukan inspirasi fashion melalui pariwisata. Ada tiga kawasan yang menjadi sorotan utama, yaitu Danau Toba di tanah Batak, Borobudur di Jawa Tengah, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur. Ketiga daerah ini dipilih karena warisan budaya yang dimiliki daerah-daerah tersebut harus dilestarikan.

Sebagai pagelaran fashion terbesar nasional, IFW tahun ini berkolaborasi dengan 200 perancang mode (lokal dan internasional), 460 peserta pameran merek fashion dan tekstil, workshop dengan pakarnya, kuliner dan oleh-oleh penganan dari berbagai daerah di nusantara. Acara ini akan digelar selama lima hari berturut-turut dari tanggal 28 Maret hingga 1 April di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

“Indonesia Fashion Week (IFW) merupakan perwujudan identias kebudayaan. Kami selalu berupaya mendorong industri fashion indonesia yang membawa ciri dan kepribadian nasional, membantu UMKM sebagau basis penggerak industri kreatif kerakyatan khususnya dalam bidang fashion dengan membantu promosi dan mengarahkan produj dan rancangan yang sedang trendi di pasar,”  ucap Presiden APPMI dan IFW, Poppy Dharsono.

Sedangkan, menurut Judith Jubilia Dipodiputro, staff khusus II kementrian BUMN, ajang Indonesia Fashion Week ini merupakan sarana bagi Rumah Kreatif BUMN untuk mengenalkan karya maupun produksi pelaku UMKM di sektor fashion yang menjadi binaan BUMN. Saat ini jumlah pelaku UKM di Indonesia telah mencapai 57 juta, di mana sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro. Hal ini menunjukan potensi UKM untuk memajukan ekonomi Indonesia.

Teks: Rina Ayu/ Foto: Rina Ayu

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: