Kisah Menarik Dibalik Buku “10 Tahun Perjalanan Hati” Ani Yudhoyono

Perempuan berdarah Jawa, sosok yang dikenal kreatif dan memiliki jiwa sosial ini memiliki kisah menarik dari perjalanan hidupnya selama 10 tahun menjadi Ibu Negara Republik Indonesia.
, Majalah Kartini | 09/07/2018 - 15:00

 

MajalahKartini.co.id – Istri dari Presiden Republik Indonesia ke-6, Ani Yudhoyono berhasil meluncurkan buku keduanya yang dibantu oleh sahabat terbaiknya yang adalah sosok penulis dan jurnalis, Alberthiene Endah. Kristiani Herrawati atau yang lebih dikenal dengan nama Ani Yudhoyono bersama AE panggilan sayang untuk sahabatnya itu sudah pernah menerbitkan buku pertama berjudul “Kepak Sayap Putri Prajurit” yang berhasil diluncurkan pada 10 Juli 2010 lalu. Buku tersebut menceritakan tentang memoar dari sosok Ani Yudhoyono.

Jika pada buku pertama menceritakan secara spesifik mengenai perjalanan kehidupannya secara pribadi saja, di buku kedua ini menceritakan sebuah kisah yang bermakna untuk para perempuan bakal calon ibu negara. Buku kedua berjudul “10 Tahun Perjalanan Hati” diluncurkan (8/7) lalu di Assembly Hall, Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta. “Saya persembahkan sebuah ringkasan perjalanan kehidupan saya selama 10 tahun mendampingi sosok presiden,” ujar Ani Yudhoyono dalam sambutannya.

Acara peluncuran buku dihadiri oleh keluarga dekat, para tamu elite Partai Demokrat, para tamu undangan dari berbagai latar belakang dan 50 orang followers terpilih yang datang dari Jabodetabek, Jawa Barat dan daerah lain diundang khusus melalui sayembara yang dibuat Ani Yudhoyono di akun media sosial Instagram dan Facebook pribadinya.

Ani Yudhoyono menuturkan bahwa hal yang membuat ia termotivasi untuk membuat buku ini karena saat ia mulai memerankan peran sebagai ibu negara dahulu, ia tidak memiliki sebuah buku petunjuk dan pedoman dari pendahulunya yang dapat menjelaskan berbagai tugas dan tanggung jawab dari sosok ibu negara. Ia merasa sudah waktunya ada sosok yang bisa menuliskan sebuah pengalaman sebagai ibu negara yang diceritakan secara luas dalam sebuah lembaran halaman buku dengan tujuan kelak bisa dijadikan sebuah petunjuk atau pedoman.

Niat Ani Yudhoyono itu dicurahkan kepada sang suami Susilo Bambang Yudhoyono. Sang suami mendukung hal tersebut dengan mengatakan bahwa lakukan hal yang positif dan inspiratif sehingga ia segera memantapkan diri untuk menghubungi Alberthiene Endah, penulis yang dipercayai untuk bekerjasama dalam proses pembuatan buku kedua tersebut selama kurang lebih 3 tahun. “Proses yang dijalani dalam menulis buku memang memiliki kendala ada beberapa hal yang sulit seperti mengumpulkan dokumentasi merupakan hal yang tidak mudah,” tambahnya.

Buku tersebut berhasil diterbitkan atas bantuan dari PT. Gramedia Pustaka. Buku berwarna biru tua yang terdiri atas 9 bab isi di kemas dalam 539 halaman tersebut disusun dengan bahasa yang menarik dan ringan untuk dibaca. “Buku 10 Tahun Perjalanan Hati dimaksud untuk bisa diterima masyarakat sebagai penambah wawasan, salah satu referensi dan turut sebagai cerita dalam mengetahui seluk beluk dari perjalanan seorang ibu negara,” ujar Ani Yudhoyono.

Hal yang paling berkesan menjadi sumber keinginannya dituangkan di lembar-lembar halaman pada bukunya adalah saat pengalamannya bertemu dengan rakyat, ikut meringankan beban rakyat, bertemu tokoh dunia dan bertukar pikiran bersama. (*)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: