9 Fakta Unik di Perhelatan Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle

Di balik meriahnya gelaran royal wedding antara Pangeran Harry dan Meghan Markle terdapat beberapa fakta unik yang menarik untuk Anda ketahui!
, Majalah Kartini | 20/05/2018 - 10:00

MajalahKartini.co.id – Pernikahan kerajaan atau royal wedding antara Pangeran Harry dan Meghan Markle berlangsung meriah pada Sabtu (19/5) di Kapel St. George, Kastil Windsor, Inggris. Mata dunia seolah tertuju pada perhelatan pesta pernikahan akbar tersebut. Pernikahan ini menjadi menarik perhatian publik karena merupakan pernikahan antara bangsawan, Pangeran Harry dan rakyat biasa, Meghan Markle. Ingin mengetahui fakta unik apa saja yang ada di gelaran royal wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle? Simak ulasan di bawah ini!

1. Janji Meghan Markle yang dilakukan seperti Putri Diana (Lady Diana)
Dalam tradisi kerajaan Inggris, janji pernikahan untuk ‘mematuhi’ suami sudah dilakukan sejak bertahun-tahun silam dan menjadi tradisi bagi para mempelai wanita kerajaan. Namun, Meghan memilih untuk tidak berjanji ‘mematuhi’ Pangeran Harry. Hal serupa juga yang dilakukan Putri Diana (Lady Diana) saat menikah dengan Pangeran Charles pada tahun 1981. Putri Diana menghilangkan kalimat tersebut saat mengucap janji pernikahan.

2. Meghan Menikah Tanpa Didampingi Ayah
Biasanya dalam pernikahan, mempelai wanita akan didampingi sang ayah saat berjalan di altar, tetapi tidak pada Meghan. Ayah Meghan, Thomas Markle terpaksa tidak dapat hadir di pernikahan putrinya karena sedang masa pemulihan pasca operasi jantung. Oleh karena itu, Pangeran Charles yang mendampingi Meghan berjalan di altar sebagai pengganti peran sang ayah.

3. Tidak Ada Tamu Kenegaraan Maupun Politisi
Berbeda dengan pernikahan sang kakak, Pangeran William dan Kate Middleton, yang dipenuhi undangan tamu-tamu kenegaraan. Pangeran Harry dan Meghan Markle memilih pesta yang berskala lebih kecil namun akrab. Alih-alih mengundang tokoh politik dan pemimpin negara, pasangan ini lebih memilih mengundang sejumlah warga masyarakat untuk hadir dalam pernikahan mereka. Di antaranya, seorang remaja yang mengampanyekan kesadaran masyarakat akan tuna rungu, seorang ibu yang menggunakan seni untuk membantu para penderita gangguan kesehatan mental, serta gadis sekolah yang merupakan korban selamat dalam tragedi teror bom bunuh diri di Manchester.

4. Kapel Tempat Menikah
Berbeda dari pernikahan sang kakak, Pangeran Harry dan Meghan Markle memilih mengucap janji suci pernikahan di Kapel St. George. Ternyata, Kapel tersebut adalah Kapel yang sama di mana pada tahun 1984 silam, Pangeran Harry dibaptis ketika bayi. Selain itu, Pangeran Charles dan Camilla juga melakukan pemberkatan pernikahan di kapel tersebut pada 2005 silam.

5. Khotbah dan Lagu di Gereja
Khotbah pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle diisi oleh Uskup Michael Curry, seorang imam Episkopal kulit hitam yang berasal dari Chicago, Amerika Serikat. Ia menyampaikan khotbah tentang kuasa cinta, tepat sebelum paduan suara menyanyikan lagu berjudul “Stand by Me” milik Ben E King. Baik khotbah maupun lagu tersebut, keduanya mendobrak tradisi kerajaan Inggris.

6. Royal Wedding Kiss (Ciuman Pernikahan)
Pada pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton sekitar 7 tahun lalu, keduanya berciuman di balkon. Sebuah hal yang menjadi ikonik pernikahan di kerajaan Inggris. Namun, Pangeran Harry dan Meghan memutuskan untuk tidak melakukannya di balkon. Pasalnya, Kastil Windsor tidak memungkinkan keduanya berciuman di balkon. Sebagai gantinya, Pangeran Harry dan Meghan berciuman di depan para tamu di tangga Gereja St George, setelah upacara pernikahan.


7. Mengundang Lebih dari 2.000 Warga Biasa
Mereka yang mendapat undangan ke istana termasuk 1.200 orang yang dianggap “telah melayani masyarakat”. Tamu lain adalah 200 orang dari organisasi amal yang selama ini bekerja sama dengan Pangeran Harry dan Meghan. Jumlah itu masih ditambah 100 pelajar dari dua sekolah lokal, 610 orang warga sekitar Kastil Windsor, dan 560 staf rumah tangga kerajaan.

8. Tidak Ada Maid of Honor
Dalam tradisi pernikahan kerajaan, pengantin perempuan biasanya menunjuk seseorang sebagai maid of honor. Posisi kehormatan ini diisi oleh orang yang dianggap spesial. Maid of honor memiliki peran krusial, mulai dari perencanaan pesta pernikahan sampai pada hari pernikahan. Meghan memutuskan untuk tidak menunjuk siapa pun menjadi maid of honor. Namun, anak-anak di kerajaan, termasuk anak-anak Pangeran William, Pangeran George dan Putri Charlotte, yang mengiringi langkah kaki Meghan menuju gereja. Sementara, Pangeran Harry tetap memilih Pangeran William sebagai best man.

9. Kue Lemon Amerika Serikat
Selama berabad-abad, sudah menjadi tradisi bagi para tamu untuk menerima sepotong kue pernikahan kerajaan khas Inggris. Namun Pangeran Harry dan Meghan tidak melakukannya. Mereka memilih menggunakan kue lemon buatan toko kue Amerika Serikat yang berbasis di London. (*)

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: