Jarang Melihat Lantai 13 di Hotel, Mengapa?

Ini alasan mengapa lantai 13 dihilangkan atau diganti pada sebuah hotel.
, Majalah Kartini | 10/11/2017 - 18:03

MajalahKartini.co.id – Pernakah Anda bertanya-tanya mengapa di sebuah hotel jarang terlihat lantai 13? Jawabannya sederhana, dilansir dari Travel and Leisure, hal tersebut berawal dari ketakutan terhadap angka 13 atau disebut triskaidekaphobia. Ketakutan terhadap angka 13 bukan semata-mata ketakutan kecil yang membuat orang menghindari keluar di hari Jumat tanggal 13. Melainkan karena ketakutan yang dapat memicu seseorang merasakan kegelisahan saat melintasi angka ‘keramat’ tersebut.

Melihat hal itu, banyak hotel yang mempertimbangkan untuk meminimalisir hal tidak diinginkan dengan melewatkan lantai 13. Berdasarkan Gollup Poll pada tahun 2017, sebanyak 13 persen responden mengatakan bahwa mereka merasa tidak nyaman tinggal di lantai 13 sebuah hotel. Biasanya hotel yang memiliki lantai di atas 12 akan menyiasati hal tersebut. Umumnya dengan menyingkirkan angka ‘keramat’ itu dengan nama, angka dan istilah lainnya.

Misalnya, banyak bangunan di Kota New York yang mengantinya menjadi “12B” atau “14A”. Sedangkan di Indonesia biasa dihilangkan dan langsung mengganti lantai 14 saja. Sebuah survey yang dilakukan oleh CityReality menemukan bahwa sekitar 629 bangunan yang memiliki 13 lantai atau lebih, hanya 55 bangunan yang menamainya lantai 13. Berarti sekitar 91 persen bangunan lain mengganti lantai 13 dengan istilah lainnya untuk bisa menarik calon penyewa maupun pembeli tanpa hal ‘menyeramkan’ tersebut. (Cindy/Foto: Istockphoto)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: