Prospera, Investasi Aman, Efektif dan Prospektif

Terbuka bagi siapapun dan dimanapun untuk mengakses serta menjalin kemitraan secara personal dan kelembagaan.
, Majalah Kartini | 12/11/2017 - 09:51

MajalahKartini.co.id – Mengambil semangat Hari Pahlawan Nasional 10 November 2017, Koperasi Cakradhara Dana Mandiri meluncurkan aplikasi keuangan berbasis teknologi “PROSPERA” di Kawasan SCBD Jakarta.

Mengusung tema “Memperkuat Gerakan Koperasi dengan Implementasi Financial Technology (Fintech)” produk keuangan sistem syariah ini diharapkan menjadi Iangkah awal untuk sebuah cita-cita besar membangun kemandirian perekonomian bangsa dan mengembangkan nilai-nilai serta prinsip ekonomi Pancasila berbasis pada ekonomi kerakyatan yang kokoh dan berkesinambungan.

Dewan Penasehat Koperasi Cakradhara Dana Mandiri Raden Aldi Ferdian pada konferensi media mengatakan Prospera menjamin pengelolaan investasi secara aman, efektif dan prospektif. Prospera adalah sebuah sistem keuangan yang dapat digunakan oleh semua lapisan masyarakat, sehingga aplikasi ini sangat terbuka bagi siapapun dan dimanapun untuk mengakses serta menjalin kemitraan secara personal dan kelembagaan melalui tiga prinsip Mudah, Aman dan Bermanfaat.

“Kemudahan untuk mengakses seluruh informasi mengenai investasi dengan nilai penyertaan modal yang terjangkau. Seluruh proyek pembiayaan telah terverifikasi dan beragunaset untuk melindungi nilai investasi. Dan memperoleh manfaat ekonomi sekaligus mengajak berinvestasi sosial,” jelasnya.

Segenap jajaran Koperasi Cakradhara Dana Mandiri bersama masyarakat mengukuhkan langkah terlibat aktif dalam dinamika perkembangan perekonomian bangsa. “Bekerja cerdas, efektif dan efisien merupakan revolusi perilaku manusia modern, untuk merancang masa depan ekonominya,” lanjut Aldi. “Bahkan dengan Rp 100 ribu seseorang bisa berperan serta dalam pembangunan kemandirian ekonomi nasional.”

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penerapan teknologi dalam industri mensyaratkan pelaku ekonomi memiliki kemampuan manajerial pengelolaan sumber daya dan asset secara mandiri dan sistematis, terlebih dalam pengelolaan asset keuangan.

Selain kemampuan dasar tersebut komitmen serta dukungan pemerintah sangat signifikan untuk memacu pertumbuhan perekonomian dalam negeri. Salah satu komitmen pemerintah diwujudkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM melalui beberapa kebijakan guna mendorong masyarakat terutama pelaku koperasi untuk mengembangkan Fintech.

“Rangsangan berupa kebijakan adalah political will yang menciptakan tumbuh kembangnya ruang kreasi guna mendorong perkembangan Koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia,” jelas Aldi.(Foto : Fintechnews.org)

Tags: , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: