Nglathak, Nikmati Hidangan Sate Klathak yang Kekinian

Sate Klathak makin populer karena kemunculan dalam salah satu adegan di film Indonesia, apakah Anda pernah mencobanya?
, Majalah Kartini | 24/01/2017 - 11:54

Nglathak Nikmati Hidangan Sate Klathak yang Kekinian1

MajalahKartini.co.id – Anda penggemar makanan berbahan daging kambing? Apakah Anda sudah mencoba sate Klathak? Sebagian dari Anda mungkin sudah, tapi ada juga yang belum karena kurang menggemari masakan berbahan utama daging kambing ini. Awalnya sate klathak memang umum dikonsumsi oleh laki-laki, tetapi lama kelamaan hampir semua kalangan menyukai, mulai dari anak-anak dan perempuan.

Sebut saja salah satu kedai Sate Klathak yang terletak di Jalan Gambir, Karangasem, Sleman Yogyakarta ini. Adalah sang pemilik sepasang suami istri Dewi Nastiti dan Muhammad Subroto yang membuka kedai sate klathak dengan konsep kekinian seiring dengan perkembangan gaya hidup kuliner. “Kami mencoba menawarkan konsep sate klathak lebih modern tapi juga tidak melupakan rasa,” ujar Dewi saat ditemui di kedainya.

Awalnya Dewi yang sempat menjalani usaha Aqiqah, kini mulai optimis menekuni bisnis kuliner. Perempuan kelahiran 5 Mei 1984 ini optimis kedainya mampu menarik minat pengunjung khususnya penghobi kuliner. Terlebih sate klathak merupakan salah satu makanan khas Yogyakarta yang hingga kini banyak diminati oleh masyarakat. “Zaman sudah bergeser, mengenalkan sate klathak juga tak hanya secara langsung tapi juga memaksimalkan akun sosial media, misalnya instagram dan juga komuitas blogger,” tandasnya.

Nglathak Nikmati Hidangan Sate Klathak yang Kekinian2

Citarasa Sate Klathak Kekinian
Terdapat menu yang unik dari Nglathak, jika selama ini Anda menikmati sate klathak hanya sebatas sate dan kuah gulainya yang khas, maka di kedai yang didominasi warna merah ini menyedikan sate klathak mozarela. Ya, Anda bisa mencicipi sate daging kambing legit yang telah dilumuri lelehan keju mozarela. Menarik bukan?

Dari segi rasa, ketika majalahkartini.co.id berkesempatan mencicipi sate klathak, tekstur daging kambingnya empuk, bisa dikonsumsi oleh anak-anak. Bumbunya terasa kuat di kuah gulai, dan yang bikin kejutan adalah kuah gulai berasa creamy khas susu. Padahal Dewi mengaku tak mencampurkan susu dalam kuahnya. “Wah padahal tidak pakai susu lho kuahnya,” ujar Ibu satu anak ini.

Nglathak Nikmati Hidangan Sate Klathak yang Kekinian

Meski konsepnya lebih modern, Dewi yang juga menyukai aktivitas handlettering ini tetap mempertahankan penggunaan jeruji sepeda sebagai sunduk atau tusukan sate yang memang menjadi keunikan sate klathak. Dewi sedikit membocorkan rahasia dpaurnya, bahwa untuk mendapatkan tekstur daging kambing yang empuk, selain memilih kambing betina tua yang sudah tidak produktif lagi dan tidak berkembang biak lagi. “Tujuannya agar populasi kambing tidak cepat habis dan membiarkan kambing yang masih muda berkembang biak lebih dulu,” ujarnya.

Untuk ramuan menu utama, Dewi semua yang menyiapkan baik dari bahan dan bumbu-bumbu yang dibutuhkan. Selain menu sate klathak, ada juga menu daging kambing yang tak kalah enaknya. Seperti tengkleng kambing yaitu sop kambing berbumbu gurih dengan main course tulang kambing yang masih terdapat dagingnya dan taburan cabai rawit. Untuk memanfaatkan jeroan, Dewi mengolahnya menjadi gulai yang creamy dan light di lidah. “Sebisa mungkin semua bagian daging kambing jadi olahan yang bisa diterima pelanggan,” tambahnya.

Nglathak Nikmati Hidangan Sate Klathak yang Kekinian3

Variasi menu yang disajikan antara lain: Sate Klathak Original, Sate Klathak Mozarela, Sate Klathak Manis, Gulai, Tongseng, Tengkleng, dan sederet menu lain bagi yang kurang menyukai daging kambing. Hidangan pembuka, penutup dan minuman yang ditawarkan juga tak kalah menarik. Mulai dari risoles mayonaise, teh biru –terbuat dari bunga telang- sehingga benar-benar biru dan ketika dikucuri jeruk nipis berubah menjadi warna ungu. Ada pula minuman segar lainnya seperti teh moringa –daun kelor- yang unik dan sebagai penutup yang sempurna ada dessert pilihan berupa es krim saus kefir atau es krim susu yoghurt. (Foto: Ecka Pramita)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: