Tradisi Tenun Ikat Sumba Timur dalam Bingkai Pameran

Dian Sastro melalui YDS ingin berkotribusi lebih bagi pemberdayaan masyarakat lokal yang bisa menghasilkan karya seni khas daerah.
, Majalah Kartini | 09/08/2017 - 19:07

Tradisi Tenun Ikat Sumba Timur dalam Bingkai Pameran

MajalahKartini.co.id –  Acara pameran foto, video dan instalasi kain tenun Sumba Timur yang bertajuk “Lukamba Nduma Luri- benang yang memberiruh, kain yang memberi hidup” adalah bentuk kontribusi aktif YDS untuk memajukan daerah Sumba Timur yang kaya dengan tradisi dan seni tenun. “Saya ingin memberikan apresiasi lebih pada para penenun ikat di Sumba Timur agar mereka bisa terus berkarya dan berdaya,’ ujar Dian Sastro saat konferensi pers di Plaza Indonesia, Selasa (8/8).

Yayasan Dian Sastrowardoyo memberikan dukungan aktif untuk memajukan daerah Sumba Timur, di antaranya melalui pameran foto, video dan instalasi kain tenun dan penggalangan dana lewat penjualan kain tenun. “Hasil pameran akan kami sumbangkan untuk penyediaan air bersih di Wairinding (bekerjasama dengan Waterhouse Project) dan juga renovasi rumah adat di kampung Prainatang Mondu,” ucapnya.

Tradisi Tenun Ikat Sumba Timur dalam Bingkai Pameran1

Tujuannya adalah meningkatkan kesadaranakan daerah Sumba Timur sebagai salah satu destinasi wisata yang kaya budaya, keindahan alam dan kain tenun, mengenalkan kembali kain tenun Sumba Timur kepada masyarakat urban Jakarta sebagai salah satu karya wastra terbaik dari Indonesia, mendukung komunitas penenun lokal di Sumba Timur, menggalang dana lewat penjualan kain tenun antik dari Sumba Timur di mana hasilnya akan dipakai untuk pengadaan akses air di daerahWairinding (bekerjasama dengan Waterhouse Project) sertamerenovasirumahadat di Kampung Prainatan, Mondu.

Baca juga: Yayasan Dian Sastrowardoyo Gelar Pameran Tenun Ikat Sumba Timur

Sebagai informasi, pameran foto, video, dan instalasi kain tenun tradisional Sumba Timur, terdiri dari: Pameran Foto Sumba Timur (22 photo 11 panel 1 LED) dengan Fotografer Hakim Satriyo, Video Tentang Sumba Timur dan Penenun Karya Davy Linggar & Video pendek karya Pritagita Arianegara, dan juga Instalasi kain tenun dari Sumba Timur, koleksi Kelompok Penenun Lukamba Nduma Luri.

Tradisi Tenun Ikat Sumba Timur dalam Bingkai Pameran2

Baca juga: Dian Sastro Jatuh Cinta pada Tenun Ikat Sumba Timur

Yayasan Dian Sastrowardoyo (YDS) didirikan tahun 2009 oleh pekerja seni Dian Sastrowardoyo sebagai bentuk tanggung jawab sosial, dengantujuanutamamemajukanbidangpendidikan, budayadanpemberdayaanperempuan di Indonesia melalui media seni. Sejak berdiri sampai sekarang, YDS telah bermitra dengan berbagai pihak dan menyelenggarakan berbagai acara seni untuk penggalangan dana yang hasilnya disumbangkan ke beberapa taman bacaan dan LSM Perempuan.

Tradisi Tenun Ikat Sumba Timur dalam Bingkai Pameran3

Tahun 2015 YDS meluncurkan program Beasiswa Dian yang memberikan beasiswa penuh kepada perempuan-perempuan muda dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan kuliah di jenjang S-1. Dalam pencarian penerima beasiswa, YDS dibantu oleh Yayasan Hoshizora di Bantul untuk proses seleksi dan pendampingan. Sampai pertengahan 2017, program Beasiswa Dian telah memasuki angkatan ketiga, dengan jumlah penerima beasiswa berjumlah 14 orang. Di tahun ini juga, Beasiswa Dian dibantu oleh pihak lain,antara lain : Bukalapak, Luna Maya lewat brand LunaHabit, Gojek, dan beberapa perusahaan yang memilih anonim dalam menyumbang. (Foto: Maqnifique)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: