“Laut bercerita” Kisah Kelam Aktivis ’98 Persembahan Leila S. Chudori

Sebuah novel yang berkisah tentang kekelaman dan kekejian yang dialami para aktivis 1998.
, Majalah Kartini | 14/12/2017 - 21:09

MajalahKartini.co.id – Setelah sukses dengan peluncuran novel perdananya di tahun 2012 berjudul Pulang, yang meraih Khatulistiwa Literary Award dan diterjemahkan ke dalam lima bahasa asing, Leila S. Chudori melahirkan novel kedua Laut Bercerita. Novel yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia ini diselenggarakan di Institut Français Indonesia (IFI), Jl MH. Thamrin, Jakarta Pusat.

Yang menarik adalah: peluncuran Laut Bercerita juga disertai pemutaran film pendek yang diadaptasi dari buku ini yang disutradarai oleh Pritagita Arianegara. Selain itu, ada pula pameran stillphoto dari film pendek pembuatan Laut Bercerita yang diproduksi Anton Ismael.

Laut Bercerita merupakan novel kedua Leila yang berkisah tentang tokoh Biru Laut dan para aktivis 98 lainnya serta Asmara Jati, adik Biru Laut, dalam mencari jejak kakaknya yang hilang di saat negara tengah mengalami gejolak politik. Di dalam novel ini, Leila tak hanya mengungkapkan kekelaman dan kekejian yang dialami para aktivis yang diculik dan disekap, namun juga persahabatan antar aktivis, roman di antara mereka dan pengkhianatan di dalam kelompok.

“Novel Laut Bercerita dibuat berdasarkan riset yang dalam dengan tokoh-tokoh nyata yang terlibat pada peristiwa tahun 98. Seperti novel saya sebelumnya, saya berusaha memaparkan peristiwa bersejarah dengan sedetil mungkin, agar pembaca mampu merasakan apa yang sebenarnya terjadi. Meski karakter-karakter utama dalam novel adalah fiktif, namun penggambaran pengalaman mereka terinspirasi oleh kisah yang dipaparkan para aktivis 98 dan kawan-kawannya,” demikian Leila mengenai Laut Bercerita.

Mewakili KPG, Christina M. Udani, Editor Senior Kepustakaan Populer Gramedia menyatakan,”Kami selalu mendukung karya-karya para penulis terbaik seperti Leila S. Chudori dengan menjadi mitra penerbitnya. Tujuannya adalah untuk memperkaya dunia sastra Indonesia dengan karya yang berkualitas serta memanjakan para pecinta karya Leila yang sudah tidak sabar menunggu novel berikutnya.”

Seperti pada peluncuran karya Leila sebelumnya yang selalu disertai presentasi yang menarik, kali ini Laut Bercerita pun menawarkan hal yang berbeda. Jika pada peluncuran kumpulan cerpen 9 Dari Nadira (2009) Leila menampilkan theatrical reading, untuk novel Pulang, Leila menampilkan pementasan dramatic reading. Pada kesempatan peluncuran novel Laut Bercerita kali ini, Leila akan menampilkan film pendek yang diangkat dari novel dan pemutaran video di balik layar pembuatan film.

Film pendek Laut Bercerita yang diproduksi oleh Cineria Films dan Yayasan Dian Sastrowardoyo ini, dibintangi oleh Reza Rahadian, Ayushita Nugraha, Dian Sastrowardoyo, Tio Pakusadewo, Aryani Willems, Lukman Sardi, Tanta Ginting, Ade Firman Hakim, Haydar Salihz dan Adjie N.A. Naskah film berdurasi 30 menit ini ditulis oleh Leila sendiri serta disutradarai oleh Pritagita Arianegara dan diproduseri oleh Wisnu Darmawan dan Gita Fara.

Film ini juga melibatkan para pekerja film ternama Indonesia, antara lain: Batara Goempar (penata kamera), Lilik Subagyo (penyunting), Retno Ratih Damayanti (penata kostum), Khikmawan Santosa (penata suara) Thoersi Argeswara (penata musik) dan pembuatan video di balik layar yang dikerjakan oleh tim videografi Third Eye Space, di bawah arahan Anton Ismael.

Mengenai pembuatan film pendek ini, Pritagita Arianegara selaku sutradara mengatakan, “Karena ini merupakan film pendek dimana ada keterbatasan durasi dan hal teknis lainnya, maka saya mengambil intisari novel dan menerjemahkannya kedalam bahasa visual serta memilih untuk mengangkat sisi yang lebih universal seperti kejadian yang dialami oleh Biru Laut, serta bagaimana keluarga dan kekasihnya menghadapi kehilangan orang yang dicintai.”

Sedangkan, produser Wisnu Darmawan menambahkan, “Film ini dibuat agar para pembaca buku dan juga masyarakat luas dapat menikmati isi novel secara visual. Selain diputar pada acara peluncuran kali ini, rencananya film pendek ini akan diputar menyertai tur novel Laut Bercerita ke beberapa kota di Indonesia ataupun tur buku di beberapa negara dan dapat diputar di berbagai kesempatan terpisah.”

Dunia film sendiri bukanlah hal baru bagi Leila, yang sebelumnya bekerja sebagai redaktur senior majalah Tempo serta bertanggung jawab untuk menulis berbagai resensi film. Leila juga telah menulis berbagai naskah film, antara lain film pendek Drupadi (produksi Miles Films) serta serial televisi Dunia Tanpa Koma (produksi Sinemart). (Foto: Doc. Pribadi)

 

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: