Desain Kamar Tidur Anak Sesuai dengan Kepribadiannya

Anak akan merasa nyaman dan betah di rumah jika mendapatkan kamar sesuai dengan karakteristiknya.
, Majalah Kartini | 22/09/2017 - 17:02

MajalahKartini.co.id – Karakteristik anak memang sangat berbeda-beda, anak yang terlahir dari satu rahim yang sama saja bisa memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Sebagai orang tua ada baiknya Anda mengetahui seperti apa karakteristik dan keinginan anak. Karena saat anak sudah mengerti tentang kenyamanan diri sendiri, akan terlihat jelas apakah dirinya nyaman dengan kamarnya atau tidak.

Dilansir dari TDN, membuat kamar anak menjadi nyaman bisa melibatkan berbagai warna dan pola yang lebih hidup. Tujuannya agar anak bisa melakukan dekompresi dan nyaman sejenak dari lingkungan sosial dan pikiran tentang akademis yang sudah menyita waktu dan pikirannya.

“Banyak orang tua menganggap bahwa dinding berwarna hot pink lebih baik daripada rambut berwarna hot pink, bukan? Dan itu hanya seember cat. Ruang seperti itu memungkinkan anak-anak menjadi diri mereka sendiri, dan itu adalah hal yang menenangkan di dunia sekarang ini,” kata desainer interior Kelee Katillac yang suka merancang kamar anak-anak dan mengelola sebuah studio di Kansas City, Missouri.

Saat anak sudah mengerti tentang segala sesuatu yang disukai oleh dirinya mulai dari barang, warna, karakter, dan lain sebagainya. Anak tentu ingin memiliki apa yang disukainya dan akan ditempatkan di kamar. Mengapa di kamar? Karena kamar adalah ruang ternyaman yang akan diisi oleh berbagai hal kesukaan Anak dan bersifat lebih privat. Di kamarnya sendiri anak akan bebas berekspresi dan melakukan hal apa saja yang diinginkannya.

Kelee Katillac dan desainer lainnya merekomendasikan kepada orang tua agar bisa menciptakan kamar tidur yang terorganisir untuk anak-anak, multifungsi, dan membuat kamar semakin nyaman dengan palet warna yang menarik. Ada enam rekomendasi dari Kelee Katillac untuk para orang tua yang bingung untuk memulai bagaimana cara menentukan dekorasi dan interior kamar yang tepat untuk anak.

1. Kamar Digunakan untuk Apa?

Kelee menegaskan bahwa orang tua harus terlebih dahulu tahu bagaimana cara membuat ruangan terbaik untuk anak, karena anak kebanyakan menghabiskan waktunya di kamar daripada hanya untuk tidur. Anak bermain, mengerjakan PR, dan berdiskusi dengan temannya di kamar. Pilih dan buat interior yang sesuai dengan fungsi yang dibutuhkan anak.

Untuk karakteristik anak kutu buku dan membaca buku di kamar, sediakan meja, kursi, dan lampu khusus belajar. Sedangkan anak yang suka berkumpul bersama temannya, sebaiknya sediakan sofa dan berbagai bantal sofa yang nyaman berdiskusi atau mengobrol bersama.

2. Pilih Warna yang Benar

Warna dinding bisa mempengaruhi mood Anda, kata Sue Wadden dari Sherwin-Williams di Cleveland. Sue Wadden merekomendasikan untuk menghindari warna primer yang mendukung nada lebih alami atau netral seperti sayuran hijau, coklat, abu terang atau biru lembut. Karena lebih mudah di mata dan otak.

Warna bisa menjadi relaksasi bagi anak, pertimbangkan untuk menggunakan warna yang lebih terang atau tidak terlalu jenuh untuk kamar anak. Lebih baik mengajak anak untuk memilih warna yang mereka inginkan apabila ragu anak tidak suka dengan warna yang orang tua pilih.

Elemen berwarna lainnya anda bisa menambahkan lukisan di dinding yang berwarna-warni, menambahkan karpet yang berkarakteristik bersemangat, atau selimut yang bermotif. Saran Sue Wadden adalah padukan warna terang dengan potongan sekunder.

3. Membawa Kepentingan Mereka

Biarkan anak untuk memilih tema ruangan kamar kata seorang editor situs dekorasi Houzz.com Janet Paik. “Jika Anda menginginkannya merasa seperti tempat perlindungan pribadi mereka, itu harus menjadi tempat mereka sendiri,” katanya.

Sangat mudah dan murah apabila memadukan hobi favorit, tim olahraga idola anak, atau aktivitas kesukaannya ke dalam kamar. Karena karya seni dan aksesoris bisa memacu minat dan semangat anak. Anda juga bisa menambahkan papan tuls atau papan besar agar anak bisa secara bebas berkreasi.

4. Semua pada Tempatnya
Sediakan tong sampah, rak, dan berbagai tempat penyimpanan yang bisa dijangkau oleh anak, karena semua orang menikmati ruangan yang rapi, jelas Melisa White dari pakar interior Melisa White New York.

5. Kelilingi Anak dengan Apa yang Mereka Sukai
Pertimbangkan wak atau papan buletin dimana anak bisa menempatkan barang-barang penting bagi mereka. Ini tidak hanya menjaga hal-hal tertib, tetapi menciptakan skema penting di dalam ruangan kamar.

Kelee Katillac menjelaskan bahwa anak-anak akan sangat lancar terhadap apa yang mereka sukai. Lihat kepentingan mereka dan dirinya bisa mengubah kesukaannya menjadi karya seni.

6. Layar Pengawasan
Idealnya ruangan kamar itu bebas media pada waktu tidur, tegas seorang prsikoterapis Heather Turgeon. Buat aturan dimana orang tua akan menaruh barang elektronik di tempat lain selain kamar tidur.

Jika anak-anak menyimpan komputer di kamar mereka, cobalah untuk memisahkannya secara visual dari ruang tidur dengan rak buku, tirai atau ide desain kreatif lainnya. “Minta semua orang di rumah untuk mengatakan selamat malam ke perangkat mereka setidaknya satu jam sebelum tidur,” jelas Heater. (Felita Herlina Ciciliani/Foto: Lovingit).

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: