Apresiasi Lukisan Emas Asal Korea, Gandeng Seniman Indonesia

Sebanyak 22 lukisan di atas emas murni 24 karat hasil karya seniman kondang Korea Selatan.
, Majalah Kartini | 30/11/2017 - 08:20

MajalahKartini.co.id – Masyarakat Indonesia sampai hari ini masih cenderung berinvestasi dalam bentuk emas. Hal ini dikarenakan selain memiliki nilai investasi, emas juga bisa memberikan nilai estetika jika dalam bentuk aksesoris atau perhiasan yang menambah kesan mewah. Inilah yang menjadi motivasi Gallery Artpreneur Centre (GAC) menampilkan mahakarya Kim Il Tae asal Korea Selatan. Dimana Kim Il Tae satu-satunya pelukis di dunia yang melukis dengan emas murni 24 karat.

Sebanyak 22 karya lukis yang dipamerkan dan mayoritas lukisannya terinspirasi dari alam dan kehidupan di Korsel, hal ini terlihat pada lukisan bunga-bunga matahari dan kuda. Lukisan ini biasa disebut Korean Gold Painting. Karya lukis memiliki nilai seni yang tinggi dan juga menjadi investasi. Bila dilihat jumlah penduduk 270 juta jiwa dan pertumbuhan ekonomi terbaik berdasarkan survei Bank Dunia, menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi global saat ini.

Pemilik GAC Gallery, Jimmy Sutopo, mengatakan dipilihnya lukisan Kim Il Tae, karena masyarakat Indonesia suka emas dan suka berinvestasi di emas. Karya lukis ini tidak ubahnya dengan menyimpan emas dalam bentuk lukisan dan diyakini memiliki potensi yang tinggi dari sisi investasi.

Untuk itu, GAC Gallery aktif mendorong masyarakat untuk berburu lukisan sebagai wahana investasi. Daripada uang hanya disimpan saja atau deposito yang bunganya rendah, ada baiknya melirik alternatif investasi lain, yakni lukisan.

“Sebelum dipamerkan di GAC, mahakarya Kim Il Tae dipamerkan di salah satu galeri seni kontemporer terbaik dunia, Galeri Sachi London. Tentunya lukisan emas ini memiliki penggemar tersendiri dari tokoh-tokoh ternama di dunia dan mengoleksinya. Mereka adalah Bill Gates, Oprah Winfrey, CEO Google Eric Schmidt, dan keluarga Kerajaan Inggris,” katanya Selasa (5/12).

Jimmy menjelaskan pameran Korean Gold Painting karya Kim Il Tae ini menjadi yang pertama kali buat GAC memamerkan karya pelukis luar Indonesia. Sebelumnya hanya menampilkan karya-karya seni pelukis Tanah Air, baik yang masterpiece klasik seperti Affandi, Le Man Fong sampai dengan Raden Saleh hingga yang modern kontemporer. Ini menunjukkan GAC siap menjadi galeri kelas internasional .

Menurutnya, GAC ingin mengangkat karya-karya pelukis Indonesia. Jika pihaknya mendatangkan karya lukis asing adalah sebagai referensi seniman untuk memacu lebih produktif dan berkarya lebih bagus lagi. Pada prinsipnya GAC ingin membantu seniman Tanah Air, khususnya karya lukis.

“Visi misi GAC adalah menjadi wadah buat seniman Indonesia, namun tentunya harus melalui proses kurasi, sehingga GAC membawa standar baru untuk galeri seni di Indonesia,” jelas Jimmy.

Setelah ditampilkan di GAC Gallery, Ciputra World 1 Jakarta lantai 11 hingga 10 Desember mendatang, karya Kim Il Tae akan dipajang di galeri di lantai 36 bersama dengan karya-karya seni berkelas koleksinya sampai bulai Februari tahun depan. (Foto : Andim)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: