‘Cerita Kita’ Wadah Remaja Putri Berekspresi

Ratusan remaja puteri Indonesia telah ikut berpartisipasi dan mendapat pembinaan dari para ahli.
, Majalah Kartini | 02/02/2018 - 09:11


MajalahKartini.co.id – Dalam memperkuat komitmennya, Clean & Clear memiliki wadah bagi para remaja puteri yaitu, ‘Cerita Kita’, sebuah majalah digital yang diisi dengan sejumlah artikel yang ditulis, dibuat dan ditujukan bagi remaja. Wadah ini merupakan sebuah tempat dimana setiap remaja puteri dapat mengekspresikan diri mereka, menginspirasi yang lain, membaca, menyajikan cerita inspiratif, membagikan foto dan dibimbing oleh mentor serta pembina remaja terkenal sesuai dengan passion mereka seperti, menulis, kecantikan, DIY, vlogging dan fotografi.

Majalah digital Cerita Kita sendiri sudah berjalan selama tiga tahun dan kali ini, Clean & Clear telah menyediakan rangkaian kelas pelatihan bagi remaja puteri di beberapa kota besar di Indonesia. Rangkaian pelatihan ini dibuat untuk remaja aktif yang memiliki minat dan bakat dalam berbagai bidang, seperti fotografi, menulis, vlogging, prakarya dan kecantikan dimana ratusan remaja puteri Indonesia telah ikut berpartisipasi dan mendapat pembinaan dari para ahli.

Dengan kampanye #ForEveryFace, produk perawatan kulit remaja ini memperkenalkan kembali wajah baru majalah digitalnya dan mengganti namanya menjadi “Cerita Kita for Every Face” dengan cakupan interaksi yang lebih luas dan besar dimana lebih banyak lagi remaja yang dapat berpartisipasi dengan mudah sebagai kontributor. Rangkaian pelatihan juga akan dilakukan di tahun ini untuk menyasar lebih banyak lagi kota di Indonesia.

Bersamaan dengan peluncuran kampanye ini, brand ini turut mengundang dua mentor Cerita Kita: Agnes Oryza Kristel, beauty blogger Indonesia, dan Nurulita Andriani Rahayu, seorang fotografer, yang menyampaikan pandangan mereka terhadappassion dan kepercayaan diri serta pengalaman mereka sebagai mentor CK Girls.

Nurlita berbagi cerita menjalani passionnya yang kurang populer di kalangan perempuan. Sekarang ini, banyak perempuan yang mencoba fotografi, termasuk ia. Saat pertama kali ia memulainya sangatlah sulit karena tidak yakin apakah orang dapat menerimanya ataupun karyanya. “Seiring berjalannya waktu, banyak sekali tantangan yang ia hadapi di lapangan maupun di luar lapangan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (26/1).

Namun, diluar itu semua, kata Nurlita satu hal yang ia percaya saat itu adalah kebahagiaan ia ditentukan sendiri, “Seperti ketika ia berhasil menangkap ekspresi wajah seseorang, warna dan keunikan melalui lensa kamera,” imbuhnya.

Saat menjadi mentor CK Girls, Nurul melihat potensi dan kemauan dari para remaja puteri untuk mengikuti passion mereka. Ia percaya bahwa setiap orang memiliki sesuatu yang dapat ditonjolkan melalui caranya sendiri dengan sebuah kesempatan dan kepercayaan diri.

Menurut Agnes, hal sederhana yang dapat dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri remaja puteri adalah dengan melakukan perawatan kulit yang baik. “Sebagai seseorang yang aktif di dunia digital, benar, saya banyak melihat kalau standar kecantikan yang diciptakan media sosial memang ada,” ujarnya.

Tetapi, kata Agnes hal terpenting adalah bagaimana kita bisa menerima keunikan dan merayakannya. Kulit tidak akan menjadi sebuah halangan jika kita bisa merawatnya dengan baik menggunakan produk yang tepat. “Merawat kulit dan memancarkan kepercayaan diri serta keunikan kita dapat membantu kita menjadi orang yang lebih baik lagi juga nikmati melakukan hal yang kita senangi,” pesannya.

Selama menjadi salah satu mentor setia bagi CK Girls, Agnes menyaksikan adanya semangat dari para anggota untuk mengali potensi dan menjadi diri mereka sendiri.

Tidak hanya dua mentor, sejumlah Cerita Kita Girls juga ikut dalam peluncuran kampanye ini dan berbagi pengalamannya dalam meningkatkan kepercayaan diri. Marisa, seorang mahasiswi, dan Dewi, seorang murid kelas 11, memberikan testimoni sebagai kontributor aktif Cerita Kita yang sedang menggeluti passion mereka.

“Cerita Kita telah menjadi titik balik di hidup kami. Awalnya, kami tidak yakin akan passion apa dan bagaimana hingga kami bergabung di komunitas ini, bertemu dengan para mentor yang sangat membantu dan teman-teman yang inspiratif,” ujar Marissa.

Setiap harinya, mereka belajar bersama, menumbuhkan rasa percaya diri dan mengarah menuju hal yang benar-benar mereka sukai. “Kami berharap lebih banyak remaja puteri bisa menjadi bagian dari Cerita Kita dan keluar dari zona nyaman untuk menjadi diri mereka yang lebih baik,” sambung Dewi.(Foto : Istimewa)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: