Usai terbakar, KRL Tanjung Priok Sudah Beroperasi Normal

PT KAI Daop 1 Jakarta memohon maaf akibat terjadinya musibah ini dipastikan penumpang KA Kertajaya mengalami kelambatan pemberangkatan.
, Majalah Kartini | 25/08/2016 - 20:00

 

MajalahKartini.co.id – PT KAI Commuter Jabodetabek memastikan kereta rel listrik (KRL) relasi Tanjung Priok-Jakarta Kota beroperasi normal, setelah terjadinya kebakaran pada dua kereta KA Kertajaya di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis sekitar pukul 13.00 WIB. “Listrik Lintas Atas sudah dinyalakan kembali, KRL sudah bisa beroperasi lagi sekarang,” kata Vice President Corporate Communications PT KCJ Eva Chairunnisa saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Namun, dia mengatakan waktu tunggu menjadi 15 hingga 20 menit lebih lama dari operasi normal karena antrean kereta akibat evakuasi kereta terbakar tersebut. Eva memperkirakan satu jam ke depan lintasan KRL tersebut bisa beroperasi secara normal kembali.

Bakalan atau calon KA Kertajaya (KA.178) relasi Pasarsenen-Surabaya terbakar pada dua rangkaian terdepan dari 16 rangkaian pada saat proses langsir di stasiun Tanjungpriok, untuk persiapan keberangkatan di stasiun Pasarsenen pukul 14.00 WIB.

Senior Manajer PT KAI Daop 1 Jakarta Bambang Setyo Prayitno mengatakan proses pemadaman dilakukan oleh Damkar selesai pukul 13,.35 WIB, sementara untuk keamanan jaringan Listrik Aliran Atas untuk sementara dipadamkan pada pukul 13.18 WIB. Dia memastikan akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka, karena KA masih kosong karena nantinya baru diisi penumpang di stasiun Pasarsenen.

“Untuk sementara penyebab kejadian masih perlu penyelidikan yang kami utamakan adalah kami segera melakukan proses pemadaman dan evakuasi untuk memisahkan gerbong atau kereta yang terbakar dengan yang tidak terbakar, agar segera bisa melayani penumpang di stasiun Pasarsenen, dengan tentu setelah selesai dilakukan pemeriksaan,” tuturnya. (ANT/Foto: ANT FOTO/Arif Firmansyah)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: