Uitemate, Teknik Mengapung Sederhana ala Jepang

Tragedi terbakarnya kapal Zahro Express di Muara Angke, Jakarta Utara, tidak sedikit korban meninggal tenggelam karena tidak bisa berenang. Lantas bagaimana teknik mengapung yang bisa meminimalisir korban?
, Majalah Kartini | 05/01/2017 - 10:30

begini-cara-menyelamatkan-diri-jika-kapal-terbakar-di-laut

MajalahKartini.co.id – Banyak kasus, seseorang yang terjebak di air mencoba tetap berdiri tegak dengan hanya kepala yang berada di permukaan. Skenario terburuknya melakukan hal tersebut adalah, orang itu akan tenggelam dalam hitungan menit. Salah satu contoh kejadian adalah korban tragedi terbakarnya kapal Zahro Express di Muara Angke, Jakarta Utara.

Tidak sedikit korban yang meninggal dunia karena tenggelam lantaran tidak bisa berenang. Namun hal itu bisa diminimalisir jika mengetahui teori mengapung uitemate, yaitu teknik mengapung sederhana untuk bertahan sambil menunggu bantuan datang. Sayangnya, teori ini belum familiar di Indonesia.

Teknik uitemate merupakan kata yang berasal dari Jepang, yang terdiri dari kata ‘Uku’ yang artinya mengapung dan ‘Matsu” yang artinya menunggu. Teori uitemate ini dicetuskan oleh Profesor Hidetoshi Saito dari Universitas Teknologi Nagaoka, Jepang. Teknik ini, oleh Profesor Saito telah dipromosikan sejak tahun 2.000 dan telah diajarkan di seluruh sekolah dasar di Jepang. Bahkan, teknik ini juga sebenarnya telah dipoluerkan di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Tidak sedikit kasus, seseorang yang terjebak di air mencoba tetap berdiri tegak dengan hanya kepala yang berada di permukaan. Namun, hal ini bisa memicu seluruh tubuh akan tenggelam jika orang tersebut melambaikan tangan untuk menarik perhatian tim penyelamat. Skenario terburuknya melakukan hal tersebut adalah, orang itu akan tenggelam dalam hitungan menit. Mungkin hal inilah yang dilakukan beberapa korban Zahro Express yang ditemukan meninggal karena tenggelam.

Uitemate ini memungkinkan untuk tetap bernafas dan sangat mengehemat energi. Seperti halnya saat kejadiaan hujan badai di Kobe, pada 2008, 5 orang tenggelam di sungai Toga. Namun seorang anak SD selamat karena ia telah bertahan hidup dengan mempraktikan teknik uitemate ini dengan memeluk tas ranselnya saja. Karena ternyata, manusia bisa dengan mudah mengapung di permukaan air, hanya dengan memegang sebuah botol plastik yang kosong seperti yang dikatakan ahli teknik ini, Profesor Saito.

Peristiwa menakjubkan lainnya terjadi saat Jepang terkena Tsunami pada 11 Maret 2011. Saat gempa terjadi murid-murid dan guru terjebak di gymnasium yang mana air mulai meinggi karena tsunami. Namun saat Jepang dihantam Tsunami pada 11 Maret 2011, murid-murid SD di Prefektur Miyagi selamat dari tenggelam karena menggunakan teknik Uitemate.

Saat gempa terjadi, mereka dievakuasi ke gedung olahraga, namun tak lama kemudian mereka terjebak air tsunami yang masuk ke dalam gedung dan air makin lama makin meninggi. Para rewalan dibuat takjub saat masuk ke dalam gedung tersebut, tak ada satu pun murid yang tewas tenggelam. Seorang guru mengatakan mereka selamat karena menggunakan teknik Uitemate untuk mengapung.

Berikut Cara Melakukan Teknik Uitemate:

1. Tenang dan santai, apabila Anda telah terjun ke dalam air, hal yang pertama perlu untuk dilakukan adalah bersikap tenang. Jangan panik, panik hanya akan membuat Anda semakin tenggelam.

2. Rentangkan tangan dan kaki, usahakan setenang mungkin untuk tidur terlentang di air sambil merentangkan tangan dan kaki. Kurangi gerakan-gerakan yang bisa membahayakan diri Anda.

3. Pandangan menatap ke atas, untuk melancarkan sistem pernafasan Anda, hal yang dilakukan pada teknik satu ini adalah wajah dan pandangan mata menatap ke atas kemudian bernafas seperti biasa.

4. Teknik jika memakai sepatu, biarkan sepatu Anda terpasang, berat sepatu tersebut akan bisa membantu mengapung.

5. Botol kosong, jika ada botol kosong di dekat Anda gunakan botol kosong tersebut untuk didekap pada atas dada Anda, hal ini akan semakin membantu proses mengapung.

6. Mulai sekarang bersama Anak-anak Anda bisa belajar menguasai teknik Uitemate ini. (Sopan Sopian/Foto: ANT FOTO)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: