Produk Houseware Halal Diminati Ibu Rumah Tangga

Usung konsep produk peralatan rumah tangga halal pertama di lndonesia, Medina optimis penjualan meningkat.
, Majalah Kartini | 22/10/2017 - 13:14

MajalahKartini.co.id – Tren halal di Indonesia menjadi perhatian bagi konsumen maupun produsen alat rumahtangga mengingat masyarakat Indonesia mayoritas muslim, sehingga label halal MUI menjadi jaminan keamanan barang yang digunakan sehari-hari. Terlebih lagi, pemerintah telah mengeluarkan peraturan ketat mengenai label Halal MUI ini.

Jika ditelisik, label Halal MUI ini menandakan bahwa produk-produk mulai peralatan makan, kosmetik, bahkan obat-obatan aman dan halal bukan hanya bahan tapi juga peralatan dan caranya. Inilah yang menjadi dasar utaman Medina meluncurkan houseware halal pertama di lndonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lndonesia terkait dengan gaya hidup sehat dan halal.

Menurut data Euro Monitor, pihaknya memproyeksikan berdasarkan pertumbuhan rata-rata (CAGR) di lndonesia, pasar produk plastik rumah tangga terus mengalami peningkatan hingga tahun 2018 mendatang. Pertumbuhan market size untuk kategori pembelian produk food storage sebesar 12,1 persen dari tahun 2011-2016. Dan hal ini merupakan peluang besar untuk produsen kategori diatas untuk bersaing dengan pasar.

Dengan mengusung konsep produk peralatan rumah tangga halal pertama di lndonesia, Medina optimis meraih 15% market share houseware dalam 5 tahun mendatang. Dewi Hendrati selaku General Manager Marketing Communication Medina menambahkan mayoritas penduduk lndonesia yang Muslim, menjadikan halal sebagai gaya hidup yang terus berkembang.

Gaya hidup halal yang diterapkan tidak hanya untuk konsumsi makanan dan minuman semata, namun sampai pada produk rumah tangga. “Produk Medina secara resmi telah tersertifikasi halal MUI dan akan terus konsisten menjaga kehalalan produk dari hulu hingga hilir,” ujarnya saat ditemu dalam event Indonesia lnternational Halal Expo (lNHALEC) 2017, Jakarta, Kamis (19/10).

Menurut data, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), jumlah produk yang beredar di masyarakat sebanyak 194.776. Namun, hanya setengahnya yang telah memiliki sertifikasi halal dari MUI dalam masa berlaku tahun 2013 – 2015. Jumlah produk bersertifikat halal tersebut ada sebanyak 98.543 atau memiliki persentase sebesar 50,6%.

“Melihat data tersebut, tentu merupakan sebuah ironi jika Indonesia, salah satu negara dengan pemeluk muslim terbesar di dunia belum mendapatkan banyak variasi produk yang halal apalagi jika produk tersebut berhubungan dengan makanan yang hendak dikonsumsi,” tambah Dewi.

Adapun sertifikat Halal MUI yang dikantongi pada produk Medina adalah untuk menjamin keamanan serta kenyamanan konsumen akan produk houseware, Halal dari Hullu hingga Hilir men}ljadi basis dalam pengembangan produk Medina, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, hingga distribusi yang tidak terkontaminasi material non halal seperti alkohol, najis dan hewan yang tidak diperbolehkan dalam memenuhi syarat halal dari MUl termasuk juga dalam design aplikasi produk adalah konsen utama Medina.

Untuk menjamin kehalalan produk, pabrik Medina sudah memiliki Sertifikat Jaminan Halal (SJH) dengan nilai A yang merujuk pada kualitas implementasi sistem pabrik (fasilitas produksi). ”Pabrik kami sangat menjaga kriteria-kriteria halal yang ditetapkan MUI, misalnya dengan selektif memilih bahan baku serta mengawasi proses manajerial dan operasional pabrik menurut berbagai syarat yang ditetapkan MUI.” jelas Dewi,

Di kesempatan yang sama, Dewi juga menambahkan bahwa selain Halal, kualitasnya juga merupakan hal yang diutamakan. Sehingga tidak sekedar halal tapi juga kualitas produk houseware premium. Pada tahap awal, Medina meluncurkan 19 jenis produk, Beverage Ware dan Dinner Ware sebagai produk unggulannya. “Selain halal, produk kami juga dijamin dengan garansi seumur hidup (lifetime warranty) serta kualitas food grade FDA material Approve yang aman bagi konsumen. Untuk memberikan kemudahan kepada konsumen dalam mendapatkan produk medina, kami menunjuk Dusdusan.com sebagai sole distributor kami dimana sistem pembelian dilakukan secara online.” tambahnya.

Selain menjual produk houseware Halal, Medina juga memiliki tujuan untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui forum yang dapat menginspirasi. Melalui forum ”Medina lnspirative Talk” brand ini telah melakukan talkshow yang bekerjasama dengan berbagai komunitas wanita di 35 kota di Indonesia menyusul hingga pada 65 titik di seluruh lndonesia.

Kampanye ini bertujuan untuk mendorong wanita khususnya ibu rumah tangga untuk dapat bewirausaha serta mengaplikasikan nilai-nilai halal pada kehidupan sehari-hari. “Kampanye ‘Medina Halal Hulu Hilir’ ini diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada wanita Indonesia untuk menjadi pribadi yang berkualitas dalam segala aspek kehidupan berkeluarga,” tutup Dewi. (Foto : Dok. Pribadi)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: