Pria Ini Alami Gangguan Kulit Kayu

Kulitnya mengeras dan telah mencapai kondisi ekstrim.
, Majalah Kartini | 03/07/2017 - 22:02

Pria Ini Alami Gangguan Kulit Kayu

MajalahKartini.co.id –  Sebuah kejadian tidak biasa dialami seorang pria dari China. Selama hampir 6 dekade, Li Xitian mengalami gangguan aneh pada kulitnya. Kulitnya tampak kasar seperti kulit kayu. Hal itu membuat Li dijuluki “Bark Man” oleh para tetangganya di Weihui, Henan.

Para tetangga Li takut tubuh mereka ikut terinfeksi karena kulit Li, sehingga mereka mengisolasi Li dan menjauhinya. Li bahkan membangun sebuah rumah khusus di dalam desanya.

Li mengungkapkan bahwa awalnya kondisi kulitnya itu di tahun 1950-an saat seorang tukang cukur tidak sengaja melukai kulit kepalanya. Akibatnya keluar nanah misterius yang membuat kepalanya memiliki kulit seperti kulit kayu dan menyebar dari kepala hingga ke punggung bahkan kakinya.

Sebuah laporan lokal menunjukkan bahwa Li menderita kasus psoriasis ekstrim, sebuah kondisi genetik yang dipicu oleh faktor lingkungan. Psoriasis adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak merah, bersisik, berkerak kulit yang ditutupi sisik keperakan.

Psoriasis yang dialami oleh Li tergolong bukan kasus standar. Sehingga walaupun sudah menghabiskan 100.000 yuan, penyakit Li tidak bisa disembuhkan karena tidak ada obatnya. Pemerintah daerah mencoba membantu Li dengan mensubsidi pengeluaran pria itu. Pemerintah juga berharap agar tetangganya bisa menyediakan lebih banyak sumber daya untuk perawatan Li.

Dr Emma Wedgeworth, juru bicara British Skin Foundation, mengatakan “Kasus yang terjadi pada Mr Li menyoroti betapa parahnya kondisi kulit yang sangat berdampak pada kehidupan seseorang. Walaupun yang dialami Mr Li adalah sejenis psoriasis, tim medis perlu mengadakan penyelidikan spesialis lebih lanjut.”

Kondisi kulit Li yang kronis memang tidak memungkinkan untuk disembuhkan. Tapi Emma yakin bahwa akan ada cara untuk memperbaiki kulit Li dan meringankan penderitaannya. “Saya sangat berharap dia bisa menjalani tes di pusat dermatologi spesialis yang besar dan mendapatkan perawatan yang dibutuhkan,” ujar Emma seperti yang dikutip dari Daily Mail. (Foto/Video: dailymail)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: