Pertukaran Budaya Indonesia-Tiongkok Pererat Hubungan Antar Negara

Indonesia Lantern Festival 2017 sebagai ajang pertukaran budaya Indonesia – Tiongkok sesuai keinginan Presiden Jokowi.
, Majalah Kartini | 20/08/2017 - 12:30

pertukaran budaya indonesia-tiongkok

MajalahKartini.co.id – Staf Khusus Presiden RI, Diaz Hendropriyono mengapresiasi pertukaran budaya Tiongkok-Indonesia yang dilakukan secara business-to-business (B2B) oleh Maze Market dan Zigong Lantern Group pada acara Indonesia Lantern Festival 2017.

“Pertukaran budaya dapat membantu meningkatkan hubungan antara kedua negara, seperti yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo,” ujar Diaz saat membuka pameran lampion dari Tiongkok yang diselenggarakan di Maze Market, Cikokol, Tangerang, Jumat (18/8).

Sementara itu, Direktur Maze Market Rudi Salim dan Direktur Zigong Lantern Group Huang Dechun berterima kasih kepada semua pihak termasuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang telah membantu terselenggaranya pameran tersebut.

Kata Diaz, hubungan dagang Indonesia-Tiongkok sudah terjadi sejak lama, paling tidak pada abad ke-15 pedagang muslim Tiongkok telah mennginjakkan kaki di Jawa Tengah dan di Palembang. Budaya lampion yang dimulai saat Dinasti Han Timur sekitar 2.000 tahunan yang lalu pun juga sudah menjadi tradisi di Indonesia, khususnya di Solo, Semarang, dan Jepara.

“Di Solo, lampion digunakan saat selikuran, menyambut malam lailatul qadar. Begitu juga di Semarang, yang sering terlihat pada bulan Ramadhan. Bahkan di beberapa daerah termasuk Jogja, Kudus, dan Klaten terdapat taman lampion,” katanya.

Diaz berharap pameran lampion tersebut dapat berkontribusi kepada ekonomi secara umum, dan secara khusus dapat menggairahkan industri lampion lokal seperti yang ada di Jawa Tengah. Secara filosofis, ia menjelaskan bahwa pada dasarnya lampion adalah sinar. Semoga pameran ini dapat memberikan cahaya baru untuk bangsa Indonesia setelah 72 tahun merdeka, agar bangsa ini bisa meningkatkan toleransi antar sesama.

“Tidak ada salahnya dengan pertukaran budaya, termasuk dengan Tiongkok, selama hal tersebut tidak bertentangan dengan Pancasila,” lanjut Diaz.

Acara grand opening Indonesia Lantern Festival juga dihadiri oleh artis ibukota seperti Rafi Ahmad, Jessica Iskandar, dan Mpok Atiek. Adapun pameran lantern tersebut akan berlanjut hingga Desember 2017.(Foto : Istimewa)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: