Palestina Tolak Gugatan Cerai Selama Ramadan

Perut lapar dikhawatirkan memicu keputusan gegabah.
, Majalah Kartini | 29/05/2017 - 16:02

Palestinian bride dresses

MajalahKartini.co.id – Kepala pengadilan agama Islam Palestina mengatakan kepada para hakim agar tidak mengabulkan gugatan perceraian selama bulan Ramadan 2017 ini. Dia khawatir puasa sebulan bisa memicu perkataan gegabah yang akan disesali kemudian.

Hakim Mahmud Habash mengatakan dia membuat putusan tersebut berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Dilansir dari AFP, Habash mengaku mendapati puasa sejak subuh hingga terbenam matahari serta larangan merokok yang dimulai pada Sabtu bisa mempengaruhi emosi. “Sebagian, karena mereka lama tidak makan dan tidak merokok, menimbulkan masalah, seperti keputusan terburu-buru dan kurang matang,” kata Habash, Ahad, 28 Mei 2017.

Menurut Otoritas Palestina, 50.000 pernikahan dirayakan di wilayah pendudukan Tepi Barat dan Jalur Gaza pada 2015. Bersamaan dengan itu, lebih dari 8.000 perceraian juga didaftarkan. Pengangguran dan kemiskinan yang mewabah disebut sebagai faktor pendorong utama. Tidak ada pernikahan atau perceraian sipil di wilayah Palestina, di mana hanya pengadilan agama yang memiliki kekuasaan memutuskan. (Foto: The Media Line)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: