OJK Resmikan Lembaga Keuangan Mikro Syariah

Lembaga Keuangan Mikro Syariah ini sendiri selain diberi izin juga diawasi oleh OJK.
, Majalah Kartini | 14/11/2017 - 15:02

MajalahKartini.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan izin sekaligus meresmikan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) atau LKM Syariah An Nawawi pada Jumat, 10 November 2017. Penyelenggaraan kegiatan soft launching ini merupakan bagian dari 10 (sepuluh) Pondo Pesantren yang memiliki LKM Syariah di Indoneisa, dimana telah diresmikan pada tanggal 20 Oktober 2017 di Cirebon Oleh Bapak Joko Widodo.

Bambang Wijanarko yang juga bertindak sebagai Keynote Speaker dalam kegiatan Soft Launching Pendirian Lembaga Keuangan Mikro Syariah Pesantren An Nawawi Tanara mengatakan bahwa pendirian LKM Syariah ini merupakan bagian dari program inklusi keuangan OJK yang megikutsertakan tokoh panutan seperti ulama pengasuh pesantren sehingga diharapkan dapat meningkatkan akses keuangan kepada masyarakat kecil.

Menurut Bambang, tujuan pendirian LKMS ini diharapkan dapat memberdayakan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di lingkungan pesantren dan sekitarnya melalui pemberdayaan masyarakat di lingkungan pesantren seperti yang dilakukan di Pesantren An Nawawi Tanara. Pendirian LKMS merupakan salah satu upaya untuk mengatasi ketimpangan dan kemiskinan di masyarakat yang sejalan dengan program pemerintah saat ini.

Karakteristik Utama lembaga ini adalah adanya pendampingan dan pendekatan kelompok, tidak menghimpun dana dari masyarakat, sumber dana berasal dari para donatur dan menyalurkan pembiayaan dengan imbal hasil rendah 3 %. Para calon nasabah LKM Syariah akan mendapatkan pelatihan dasar terlebih dahulu sebelum menerima pembiayaan calon nasabah juga akan diberikan pendampingan dilakukan setiap kali pertemuan kelompok.

Ada 10 (sepuluh) LKMS di lingkungan Pondok Pesantren yang sudah berizin OJK yaitu LKMS KHAS Kempek Cirebon, LKMS Buntet Pesantren, Cirebon, LKMS Berkah Bersama Baiturrahman, Bandung, LKMS Ranah Indah Darussalam, Ciamis, LKMS Amanah Berkah Nusantara, Purwokerto, LKMS Bank Wakaf Alpansa, Klaten, LKMS Almuna Berkah Mandiri, DIY, LKMS Berkah Rizqi Lirboyo, Kediri, LKMS Denanyar Sumber Barokah, Jombang dan LKMS An Nawawi Tanara, Banten.

Sebagai sebuah usulan yang digagas oleh OJK, program pemberdayaan masyarakat melalui LKMS di lingkungan pesantren kini menjadi program unggulan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang diketuai oleh Presiden RI Joko Widodo. OJK juga akan terus mendorong program LKMS ke pesantren-pesantren lain di seluruh Indonesia.

Senada dengan Bambang Wijanarko, Ibu Siti Haniatunnisa sangat mengharapkan agar kegiatan ini dapat memberikan isnpirasi dan dapat meningkatkan tingkat inklusi bagi masyarakat daerah pesantren pada khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumya, serta dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi lembaga keuangan yang kuat, kompetitif dan kontributif. (Foto: Doc. Pribadi)

 

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: