LPPOM MUI Apresiasi Produk Ini Lakukan Sertifikasi Halal

Terdapat 20 varian Hansaplast dilakukan sertifikasi halal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
, Majalah Kartini | 14/06/2017 - 07:11
IMG_20170612_173126_crop_640x357
MajalahKartini.co.id –  lr. Osmena Gunawan, Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) mengapresiasi inisiatif brand plester Hansaplast untuk melakukan sertifikasi halal terhadap 20 varian Hansaplast yang diproduksi di pabrik PT Beiersdorf Indonesia di Malang, Jawa Timur.
“Kami sangat menghargai komitmen Hansaplast dalam menjalankan Sistem Jaminan Halal secara transparan dan kooperatif, melalui sejumlah persyaratan ketat sesuai aturan yang berlaku di negara Indonesia,” kata Osmena dalam acara penyerahan Sertifikasi Halal MUI oleh LPPOM MUI kepada Hansaplast di Jakarta, Senin (12/6).
Inisiatif tersebut, lanjut dia bisa menjadi acuan atau contoh bagi brand lain untuk segera menggunakan label halal di setiap produknya. “Kami berharap langkah Hansaplast ini dapat menjadi referensi bagi brand lain yang belum menjalani proses sertifikasi halal,” lanjutnya.
Setiawan Saputra, Marketing Manager Hansaplast PT Beiersdorf lndonesia, mengatakan upaya ini dilakukan untuk memahami kebutuhan konsumen di Indonesia yang menginginkan produk yang aman. “Karena itu, kami sangat bangga dapat menerima Sertifikasi Halal ini yang merupakan wujud komitmen kami dalam menyediakan produk dengan standar kualitas tinggi dan memenuhi persyaratan halal,” kata Setiawan.
Untuk tahap awal, varian yang mendapatkan Sertifikasi Halal adalah yang berbahan kain dan produksi lokal termasuk Hansaplast Koyo, Hansaplast Medical Plaster. Hansaplast Roll Plaster. Hansaplast Kain Elastis, dan Hansaplast Fun. “Kedepannya, perusahaan ini akan proses sertifikasi halal untuk varian lainnya,” tambah Setiawan.
Murni Harningsih, Regulatory Affair Manager PT Beiersdorf Indonesia menjelaskan proses Sertifikasi Halal dimulai sejak November 2016 melalui sistem CEROL dan memakan waktu kurang lebih 18 minggu. “Karyawan telah mendapatkan pelatihan seputar halal dari pihak LPPOM MUI dan internal, sehingga implementasi Sistem Jaminan Halal (SJH) pada fasilitas produksi produk tersebut dapat disiapkan dengan baik sesuai arahan SJH 23000  dari LPPOM MUI,” paparnya.
Varian produk kesehatan ini yang mendapat Sertifikasi Halal akan dilengkapi dengan logo Halal dan mulai beredar di pasaran secara bertahap pada Bulan Juli-Agustus 2017, berdasarkan prosedur yang telah dikonsultasikan dengan pihak LPPOM MUI.
“Dengan Sertifikasi Halal ini, kami mengharapkan kepercayaan konsumen terhadap Hansaplast meningkat karena produk yang digunakan memiliki manfaat dan kualitas tinggi sekaligus halal,” tutup Setiawan.(Foto : Andim)

Tags: , , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: