Krisis Bahasa Inggris, Indonesia Tertinggal Dibanding Negara-negara Tetangga

Bahasa Inggris penting untuk inovasi dan daya saing antar negara, terlebih bahasa Inggris memang sudah dijadikan sebagai bahasa Internasional.
, Majalah Kartini | 09/12/2016 - 13:30

MajalahKartini.co.id – Survei Global “English Proficiency Index 2016” dari Education First (EF) menunjukan Indonesia lebih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan ASEAN dalam kemampuan menggunakan Bahasa Inggris. Berdasarkan informasi yang diberikan oleh EF hari ini (9/12) di Jakarta, Indonesia menduduki skor 52.91, berada di peringkat ke-32 dari 72 negara yang disurvei secara global.

Survei menunjukan bahwa Indonesia perlu berupaya lebih untuk mengurangi kesenjangan Bahasa Inggris agar dapat menarik investasi asing lebih besar dan mendorong pertumbuhan dan keterampilan ekonomi. Hasil survei tahun ini menunjukan Singapura sebagai negara Asia dengan peringkat paling atas dalam hal kemampuan Bahasa Inggris, diikuti dengan Malaysia dan Filipina yang termasuk 15 besar. Di sisi lain, Indonesia menduduki nilai yang tidak jauh dari Vietnam yang berada di posisi ke-31 yang tergolong ‘level menengah’.

EF English Proficiency Index menghitung nilai rata-rata tingkat kemampuan berbahasa Inggris orang dewasa menggunakan data dari dua tes bahasa Inggris EF yang berbeda. Tes pertama dapat diakses secara gratis di internet. Tes kedua adalah tes penempatan level yang digunakan oleh EF selama proses pendaftaran siswa baru untuk program bahasa Inggris.

Kedua tes ini mencakup bagian tata bahasa, kosakata, membaca dan mendengarkan. Indeks ini hanya mempertimbangkan data dari negara yang setidaknya memiliki 400 peserta tes. Hasil tes dari negara dengan jumlah peserta kurang dari 100 orang pada salah satu dari kedua tes juga tidak diikutsertakan, tanpa melihat jumlah peserta tes.

“EF ‘English Proficiency Index’ telah lama digunakan oleh banyak negara sebagai standar penting untuk melihat kemampuan Bahasa Inggris,” kata Steve Crooks, Direktur Penelitian Pendidikan & Pengembangan di EF English First Global. “Di EF, kami melihat Indonesia sebagai pasar yang penting bagi kursus Bahasa Inggris kami. Sebagai negara yang terus berkembang, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris – baik lisan dan tulisan menjadi penting untuk menarik investasi asing, perusahaan multinasional dan menciptakan pekerjaan berbayar tinggi yang menjadi visi pemerintah Indonesia di masa depan melalui investasi bisnis dengan tingkat servis yang lebih baik,” tambah Crooks.

EF English First Indonesia merupakan sekolah bahasa Inggris berskala internasional yang tersebar di 73 lokasi dan 32 kota di Indonesia. Sejak berdiri di tahun 1986, EF telah melayani berbagai segmen mulai dari profesional, korporasi, usia anak dan remaja. Selain sekolah bahasa Inggris, EF juga menyediakan layanan wisata pendidikan, pertukaran budaya, atau program pendidikan bergelar di EF. (Evi Indria/Foto: monitor.icef.com)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: