KOWANI Dampingi Mensos Khofifah dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan

Turut serta dalam Doa Lintas Agama untuk Pahlawan dan Jalan Sehat Kebangsaan.
, Majalah Kartini | 05/11/2017 - 10:00

MajalahKartini.co.id – Dalam kerangka Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2017 yang diselenggarakan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) turut serta dalam Doa Lintas Agama untuk Pahlawan dan Jalan Sehat Kebangsaan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan di kawasan Mobil Hari Bebas (CFD) Jl. Imam Bonjol Jakarta, Minggu pagi (5/11).

Sebanyak 50 anggota KOWANI dipimpin Ketua KOWANI Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd ikut membaur dengan peserta jalan sehat yang mengikuti sekira 5.000 orang terdiri dari berbagai elemen masyarakat. Ketua KOWANI Giwo mendampingi Mensos Khofifah saat sedang melakukan kegiatan tersebut, setelahembari bundaran Hotel Indonesia, Mensos Khofifah menyempatkan diri hadir di markas KOWANI di Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Saat ditemui di KOWANI, Menteri Khofifah mengingatkan kepada generasi bangsa Indonesia untuk memupuk persatuan dan kesatuan berlandaskan pancasila. “Peringatan Hari Pahlawan 2017 saya ingin mengingatkan kembali kita ini beragam-ragam suku, beragam-ragam agama dan kita bisa melihat varian-varian adat juga muncul di jalan sehat kali ini.

Tadi kita memulai dengan doa bersama lintas agama, tahun lalu si kita mulai dan tahun ini kita lakukan, mudah-mudahan tahun depan ini juga bisa di jadikan satu kesatuan untuk mengingatkan kita semua, kerja keras kita semua, kerja bersama kita semua pada akhirnya kita tetap harus menjadikan roh dari doa itu menjadi bagian dari penguatan sukses seluru kerja keras dan kerja bersama kita,” jelas Khofifah.

Hal senada juga diungkapkan Giwo, ia berharap bahwa menyambut datangnya Hari Pahlawan 10 November 2017 maknanya bukanlah pada peringatannya tetapi harus meningkat menjadi pemahaman dan implementasi. Giwo menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya kepada perempuan Indonesia.

“Dalam hal ini KOWANI dan yang seperjuangan bahwa ada situasi dan era kekinian dimana banyak sekali tokoh-tokoh dan idola-idola yang ditayangkan, tetapi saya ingin menyampaikan bahwa bagi perempuan Indonesia Role Model dan idola serta panutan adalah pahlawan-pahlawan khususnya pahlawan nasional perempuan,” jelas Giwo.

Menyambut hari pahlawan tahun ini bagi KOWANI adalah hari nasional yang istimewa mengingat apa yang KOWANI gagas dan inisiasi tentang mengusulkan Malahayati sebagai pahlawan nasional perempuan, jika tidak ada aral melintang akan menambah jajaran  pahlawan nasional perempuan yang ke 13.

“Dengan demikian kembali saya menghimbau kepada seluruh stake holder untuk kembali kepada marwah yang sebenarnya tidak terjerumus nama-nama lagunya himpunan prestasi-prestasi mulia dimasa lampau yang sangat relevan dan universal pada masa kekinian untuk di teladani dan dijadikan sebagai  model peran  dalam bertutur. kata, dalam pemikiran, dalam tindakan / berperilaku, dalam berkarya, mengabdi terjadi jika berbicara dalam lingkup yang lebih luas dari lingkungan yang suka, masyarakat, warga, nusa dan bangsa, “terangnya. (Foto: Andim)

Tags: , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: