Ketika Menkes Nila Hadapi Hoax Tentang Kesehatan

Hoax seputar isu kesehatan juga pernah dirasakan langsung oleh Menteri Kesehatan, bahkan tak hanya satu kabar bohong.
, Majalah Kartini | 10/02/2017 - 09:05

Ketika Menkes Nila Hadapi Hoax Tentang Kesehatan

MajalahKartini.co.id – Peredaran hoax  atau kabar bohong memang tidak ada habisnya beredar di tengah masyarakat, apalagi di ranah kesehatan. Menteri Kesehatan Profesor Dr dr Nila Moeloek, SpM(K), bercerita jika ia juga beberapa kali pernah menjadi korban hoax. “Saya kira setiap orang barang kali pernah kena hoax. Apalagi kita yang punya jabatan atau posisi,” ungkap Menkes Nila Kamis (9/2).

“Salah satunya saya jadi ingat tentang kita memberikan vaksin untuk kanker serviks pada anak-anak. Dikatakan itu (membuat –red) menopausenya jadi lebih cepat, saya kira harusnya mereka baca dulu,” lanjut Nila. Kasus yang diceritakan oleh Menkes merujuk pada program percobaan pemberian vaksin human papilloma virus di DKI Jakarta pada Oktober 2016 lalu. Vaksin diberikan kepada anak perempuan usia Sekolah Dasar dengan tujuan mencegah timbulnya kanker serviks di kemudian hari.

Namun, tak berapa lama beredar di media sosial dan pesan berantai bahwa vaksin yang dibagikan berisiko menyebabkan menopause dini. Menkes Nila beserta jajarannya pun langsung mengadakan konferensi pers untuk menangkis isu miring tersebut, agar masyarakat mengetahui kebenarannya.

Selain itu isu lain yang pernah dihadapi Menkes Nila adalah ketika Indonesia mengalami wabah bencana kabut asap pada tahun 2015. Meski bukan sepenuhnya hoax namun masyarakat terprovokasi oleh judul dari sebuah berita tentang dirinya. “Ya saya lihat isi sama datanya benar. Tapi judulnya itu provokatif,” kata Nila. (Foto: istimewa)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: