Indonesia Miliki Ragam Aneka Makanan dan Minuman Unggulan

Indonesia memiliki jutaan ragam produk makanan dan minuman (mamin) yang dapat dikategorikan sebagai specialty food. MajalahKartini.co.id – Makanan dan minuman tidak lagi hanya dilihat dari cita rasa atau harga jual. Namun latar belakang produk yang diproduksi secara etis dan bertanggung jawab semakin menjadi nilai-nilai kepantasan yang diperhitungkan buyer maupun konsumen…
, Majalah Kartini | 11/01/2015 - 01:27

Indonesia memiliki jutaan ragam produk makanan dan minuman (mamin) yang dapat dikategorikan sebagai specialty food.

produk-indonesia-top

MajalahKartini.co.id – Makanan dan minuman tidak lagi hanya dilihat dari cita rasa atau harga jual. Namun latar belakang produk yang diproduksi secara etis dan bertanggung jawab semakin menjadi nilai-nilai kepantasan yang diperhitungkan buyer maupun konsumen dalam membeli dan mengonsumsi makanan.

“Seiring meningkatnya tren ini di AS, maka patut menjadi perhatian bersama baik pemerintah maupun pelaku usaha, karena hal ini dapat menjadi tren industri makanan dan minuman dunia,” kata Reza Pahlevi, Atase Perdagangan Washington DC pada Summer Fancy Food Show (SFFS), 26-28 Juni 2016, di Javits Center, New York, Amerika Serikat (AS) dalam rilis yang diterima majalahkartini.co.id.

Di samping itu, Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago Wijayanto menambahkan, Indonesia memiliki jutaan ragam produk makanan dan minuman (mamin) yang dapat dikategorikan sebagai specialty food. Indonesia juga memiliki sangat banyak ragam mamin dengan nilai budaya dan kearifan lokal yang dapat menjadi fitur terdepan produk mamin Indonesia, dan kuliner Indonesia pada umumnya.

“Tantangan yang perlu dikelola ke depan untuk semakin mendorong minat pasar dunia terhadap produk Indonesia adalah peningkatan kapasitas proses produksi secara organik. Dengan kapasitas proses produksi secara organik, semakin banyak produk mamin Indonesia yang bermutu tinggi untuk bisa diekspor atau untuk konsumsi domestik,” ujarnya.

Nilai penjualan ritel makanan di AS pada 2015 memcapai USD 120 miliar, dan 15 persen atau sekitar USD 18 miliar di antaranya adalah produk specialty food. Produk yang menempati jenjang atas adalah produk keju, kopi, cokelat, makanan beku cepat saji, makanan ringan, condiment (marinades, dressings), makanan ringan terbuat dari kacang-kacangan, buah kering, biji-bijian, dan sayuran.

“Diharapkan pameran ini dapat menjadi salah satu media nation branding sekaligus media peningkatan ekspor produk makanan dan minuman Indonesia,” pungkas Wijayanto. (Foto: delimarket)

BAGIKAN HALAMAN INI: