Film Pendek, Cara Kreatif ODM Mengisi Liburan

Anak-anak membuat film pendek? Begitulah liburan kreatif yang diadakan oleh Omah Dongeng Marwah.
, Majalah Kartini | 31/12/2016 - 18:00

film-pendek-cara-kreatif-odm-mengisi-liburan

MajalahKartini.co.id – Kegiatan produksi film pendek bertajuk “Bintang di Langit Jakarta”  dimulai sejak Minggu (18/12) lalu. Diawali dari pengambilan setting kehidupan kumuh di Jakarta, dan beberapa adegan Bapak berkeliling kota Jakarta mencari sampah plastik, kardus, dll untuk dijual.

Film “Bintang di Langit Jakarta” seluruh peran teknisnya dilakukan oleh anak-anak ODM. Selain Tsaqiva yang bertindak sebagai penulis skenario dan sutradara, juga ada Orion Bima Wicaksana, siswa kelas tiga SMP, sebagai kameramen atau kerennya disebut Director of Photography (DoP). Lalu Tunggul Hari Wicaksono (kelas 2 SMP) yang bertindak mengurusi keperluan barang di lokasi shooting atau Prop Master.

Ervina Dwi Setyaningrum (kelas 2 SMP) penyedia kostum dan peralatan yang mendukung produksi film, yang disebut sebagai Departement of Wardobe. Pencatat adegan Eka Diana Putri, siswi kelas 3 SMP, yang juga bertindak sebagai Clipperman. Dan peran Audioman oleh Tiyo Ardiyanto, kelas 2 SMP. Jika ada satu-satunya anak SMA, dialah Balya Arung Segara, siswa kelas dua SMA, yang bertindak sebagai kameramen bersama Orion. Pemain lain dalam film ini diperankan oleh Kak Nova, yang mengisi tokoh Ibu, dan  Tiyo Ardianto memerankan tokoh Aiman, sahabat Jiwa.

Dipandu Andika Wardana, yang akrab dipanggil Diwa, profesional yang telah berpengalaman membuat video klip band-band ternama Indonesia, seperti The Changcuters, Kerispatih, dan Wali, anak-anak pun dibimbing secara teknis untuk membuat film secara benar. Menurut Diwa, membuat film yang benar bukanlah pekerjaan yang mudah. Sebab film berbeda dengan memproduksi broadcast seperti liputan berita. “Mengapa saya siap membantu anak-anak ODM, karena saya melihat semangat mereka yang luar biasa,” ujaranya.

Dengan relatif pendeknya waktu yang disediakan, Diwa pun kontak temannya, Enrico, yang waktu itu sedang ada di Bali, untuk bergabung membantu anak-anak ODM membuat film ini. “Wow, anak-anak bikin film serius? Apa benar?” kata Enrico kepada Diwa berkomentar hampir tak percaya waktu pertama kali diajak bergabung.

Film “BdLJ” yang diproduksi oleh anak-anak ODM adalah film kesekian dari yang mereka produksi sebelumnya. Bedanya, kali ini mereka mulai menggunakan alat-alat yang lebih profesional. Bagaimana hasil akhir film tersebut? Menurut pembimbing ODM Edy Supratno target mereka ialah anak-anak bisa mengambil peran positif dalam era digital ini.

“Film adalah salah stau media yang efektif untuk penyampai  pesan, bisa langsung diakses publik dan jangkauannya lebih luas,” ujarnya saat dihubungi majalahkartini.co.id.  Buat anak-anak ODM, lanjut Edy yang penting mereka bisa belajar secara profesional membuat film di tengah musim libur sekolah yang panjang di akhir tahun 2016 ini. (Foto; Omah Dongeng Marwah)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: