Cerita Perempuan Alumni ‘Beauty for A Better Life’

Industri tata rambut sangat menjanjikan dan memegang peranan kunci bagi perempuan.
, Majalah Kartini | 29/10/2016 - 12:00

 

MajalahKartini.co.id – Sampai saat ini, sebanyak 63% lulusan “Beauty for A Better Life” (BFBL) telah melanjutkan karir di bidang tata rambut, mulai dari yang bekerja di salon, salon keliling, salon musiman bahkan membuka salon sendiri. Dalam acara bincang-bincang bersama alumni BFBL di Jakarta, Kamis (37/10) tersebut hadir pula perempuan alumni yang telah merasakan manfaat dari pelatihan BFBL salah satunya adalah Ati Nurhaeti. Ia adalah alumni angkatan ke-5 BFBL Cianjur yang sekarang bekerja sebagai stylist di salon Al-Jazeera, Cianjur.

Ati menceritakan kisah pilu yang membuat ia harus berjuang menghidupi keluarganya. “Saat itu keluargaku ditimpa cobaan ketika suamiku yang bekerja di luar negeri mendapat l masalah dan sampai sekarang tidak diketahui dimana keberadaannya sehingga aku harus menanggung sendiri kehidupan ketiga anakku, ibu dan juga nenek,” ucapnya sambil menangis.

Hingga akhirnya ia mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan skil di Beauty for A Better Life (BFBL) yang diselenggarakan L’Oréal lndonesia bekerjasama dengan Yayasan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA). “Dengan mengikuti BFBL, aku serasa mendapat kesempatan kedua dalam hidupku. Kini ilmu yang aku dapat dari BFBL bisa membantuku mendapatkan pekerjaan. Kepercayaan yang diberikan oleh pemilik salon sangat membantuku mendukung keluarga,” lanjut dia.

Patricia L. Viola, National Education Manager Matrix Indonesia menyampaikan kepada para alumni bahwa industri tata rambut sangat menjanjikan dan memegang peranan kunci bagi perempuan. “Dengan memiliki keahlian tata rambut, Anda dapat mengubah dunia dengan membuat orang-orang merasa dan terlihat cantik. Dibutuhkan kegigihan dan kerja keras untuk memulai kehidupan baru,” kata Patricia.

Lebih lanjut ia menyampaikan tips kepada para alumni yaitu mulailah dengan mengganti pertanyaan ‘Mengapa nasib saya begini? Mengapa hidup saya begitu penuh cobaan?’ dengan kalimat ’Bagaimana saya bisa bangkit dan menghidupi keluarga?’ “Sudah saatnya kita melangkah untuk masa depan yang lebih baik,” kuncinya. (Foto : Andim)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: