Cara UberEntrepreneur​ ​Mendukung Wirausaha 

UberEntrepreneur​ merupakan wujud nyata dari komitmen dan semangat Uber untuk mendukung kewirausahaan di Indonesia.
, Majalah Kartini | 04/10/2017 - 16:03

MajalahKartini.co.id – Tidak mengherankan jika sebagian dari mitra-pengemudi Uber adalah pemilik usaha yang menggunakan aplikasi Uber sebagai cara fleksibel memperoleh pendapatan tambahan sambil mereka membangun dan mengembangkan usaha mereka. Karenanya, pihak Uber Indonesia sangat senang meluncurkan UberEntrepreneur​ di Indonesia yaitu sebuah inisiatif untuk mengapresiasi, mendukung dan menghubungkan para mitra-pengemudi Uber yang merupakan pemilik usaha mikro, kecil dan menengah yang juga mitra-pengemudi Uber.

“UberEntrepreneur​ merupakan wujud nyata dari komitmen dan semangat Uber untuk mendukung kewirausahaan di Indonesia yang diwujudkan melalui dua hal, yakni dukungan untuk memperluas jaringan dan pelatihan kewirausahaan. Inisiatif ini melengkapi kesempatan ekonomi fleksibel yang memungkinkan para mitra-pengemudi menentukan kapanpun dan dimanapun mereka menggunakan aplikasi Uber,” ungkap John Colombo, Head of Public Policy and Government Affairs, Indonesia, Uber. di Jakarta, Selasa (3/9).

Di dalam aplikasi Uber, terdapat fitur unik berupa ikon bola lampu di samping foto dan nama mitra-pengemudi, sementara di beberapa kota di Indonesia, terdapat kartu untuk menginformasikan bahwa mitra tersebut adalah seorang UberEntrepreneur. Para
penumpang bisa ngobrol dengan mitra tersebut tentang usaha yang dijalani saat tidak mengemudi bersama Uber. Hal ini dapat membangun kepercayaan diri dan semangat mitra, bahkan memperluas jaringan atau menciptakan potensi peluang bisnis baru.

Untuk pelatihan, UberEntrepreneur​ akan berkolaborasi dengan beberapa lembaga, antara lain Excellerate Labs dan aplikasi Kelola yang akan memberikan pelatihan pengembangan usaha kecil dan menengah di Jakarta, Bandung, dan Surabaya di bulan Oktober – Desember 2017. Uber juga menggandeng Yayasan Cinta Anak Bangsa, sebuah lembaga nirlaba yang akan memberikan pelatihan bagi 150 anak mitra UberEntrepreneur​  di Jakarta.

John menambahkan, mayoritas mitra  UberEntrepreneur​ adalah mereka yang belum lama merintis wirausaha dan memerlukan dukungan dan akses lebih luas untuk mengembangkan usahanya. Dari survey dengan responden > 8.400 mitra yang bergabung dalam inisiatif UberEntrepreneur​ , 40% baru menjalankan usaha kurang dari 2 tahun, 60% di atas 2 tahun dengan mayoritas (44,4%) beromzet antara Rp 1-5 juta per bulan.

Hal yang menarik, modal bukan satu-satunya (29,1%) kendala yang dihadapi oleh para UberEntrepreneur​, mayoritas terkendala untuk bisa mengembangkan usaha (41,7%) serta keterbatasan pengetahuan marketing dan pengelolaan bisnis (29,1%). Sekitar 80 persen berniat memperluas jaringan usaha mereka dengan berpartisipasi dalam inisiatif UberEntrepreneur​

“Teknologi, inovasi dan kewirausahaan berperan besar dalam membentuk dunia bisnis modern di masa depan. Kita perlu bekerja sama dan mencari berbagai solusi kreatif untuk mendukung kegiatan-kegiatan ekonomi yang fleksibel dan kewirausahaan. Uber berkomitmen
untuk menjadi bagian dari solusi-solusi tersebut serta menjadi bagian dari perjalanan para wirausahawan Indonesia menuju masa depan yang sukses,” tambah John. (Foto: Uber Indonesia)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: