Buku Penunjang Sains, Teknlogi dan Pendidikan Dirilis Hari Ini

Buku ini diharapkan dapat memberi arahan jangka panjang bagi penyusunan RIRN selama tiga dekade ke depan.
, Majalah Kartini | 12/05/2017 - 21:01

Buku-Penunjang-Sains,-Teknlogi-dan-Pendidikan-Dirilis-Hari-Ini

Majalahkartini.co.id – Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) menyambut permintaan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, untuk mengkaji kebijakan tentang pengembangan sains, teknologi, dan pendidikan tinggi di Indonesia menuju 2045 dalam peluncuran dua buah buku yang berjudul, ‘Buku Putih Sains, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Menuju 2045’ dan buku ‘Era Dirupsi: Peluang dan Tantangan Pendidikan Tinggi Indonesia’.

Kedua buku tersebut diluncurkan pada Jumat, 12 Mei 2017 dan diserahkan kepada Kementerian Ristek, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. “Kami berharap rekomendasi yang kami berikan dapat membantu pemerintah menyusun kebijakan bagi pengembangan sains, teknologi, dan pendidikan Indonesia agar Indonesia semakin maju,” ujar Ketua AIPI, Sangkot Marzuki, Jumat (12/5).

Buku Putih Sains, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia 2045 adalah masukan kepada pemerintah untuk mendukung penyusunan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2015-2019 dan periode selanjutnya sampai 2045 yang sedang difinalisasi oleh Kementerian Ristekdikti. Buku ini diharapkan dapat memberi arahan jangka panjang bagi penyusunan RIRN selama tiga dekade ke depan, yang selalu akan dievaluasi dan disempurnakan, sesuai dengan tuntutan perubahan zaman serta tantangan yang dihadapi Indonesia.

Buku putih yang disusun selama lebih dari satu tahun ini menyoroti kondisi sains, teknologi, dan pendidikan tinggi di Indonesia, belajar dari pengalaman negara-negara yang berhasil mengembangkan sains dan teknologi sebagai faktor pendorong kemajuan ekonomi mereka. Berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, termasuk di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kependudukan turut dibahas.

Sementara itu, buku Era Dirupsi: Peluang dan Tantangan Pendidikan Tinggi Indonesia yang disusun oleh Komisi Ilmu Sosial AIPI memberikan rekomendasi untuk menghadapi dampak perubahan ilmu pengetahuan pada pendidikan tinggi Indonesia. Buku tersebut mengupas lebih dalam tantangan yang dihadapi untuk mengembangkan pendidikan tinggi di Indonesia dengan menganalisa berbagai aspek kelembagaan dan komponen pendidikan tinggi, termasuk peran perguruan tinggi, disiplinaritas, pengajaran, dan kurikulum, penelitian, serta kaitannya dengan mahasiswa, sumber daya manusia, serta keuangan dan pendanaan.

Berbagai tantangan dan rekomendasi yang disajikan didalamnnya juga didapat dari rangkaian seminar yang diselenggarakan AIPI bersama sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta, Bandung, Malang, Ambon, Sorong, dan Kupang. Kedua buku tersebut disusun atas dukungan dari Knowledge Sector Initiative (KSI), sebuah kerja sama antara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia dan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia untuk mendorong pemanfaatan pengetahuan dalam penyusunan kebijakan. (Foto: Raga Imam)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: