10 Dekade AIMI, Tak Lelah Mendukung Ibu Menyusui

AIMI berperan aktif dalam kampanye dan pendampingan untuk menyukseskan keberhasilan ibu menyusui di Indonesia.
, Majalah Kartini | 28/07/2017 - 15:01

10 Dekade AIMI Tak Lelah Mendukung Ibu Menyusui

MajalahKartini.co.id – Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) setiap tahun ikut merayakan Pekan ASI Sedunia yang berlangsung pada tanggal 1-7 Agustus. Tahun ini Pekan ASI Sedunia atau yang lebih dikenal dengan World Breastfeeding Week (WBW), mengusung tema “Sustaining Breastfeeding Together” menekankan dukungan berbagai pihak untuk mencapai kesuksesan menyusui. Selaras dengan tema yang tersebut, memasuki usia yang kesebelas AIMI telah membangun kerja sama multi-sektoral dan berkomitmen melakukannya tanpa konflik kepentingan.

Selama sepuluh tahun mendukung, mempromosikan dan melindungi kegiatan menyusui, AIMI selalu menjangkau berbagai kalangan demi peningkatan angka ibu menyusui di Indonesia. Kegiatan audiensi dengan pemangku kebijakan dan mengawal peraturan pemerintah konsisten dilakukan sejak awal AIMI berdiri.

Kerja sama bersama pemerintah juga rutin terlaksana melalui beberapa program penelitian dan pendidikan, seperti enumerasi, monitoring dan evaluasi, sosialisASI di tingkat posyandu, puskesmas, kecamatan, kantor-kantor BUMN, serta organisasi Persit. “Satu dekade AIMI selalu hadir untuk melindungi kepentingan para ibu menyusui, dan kami akan terus hadir untuk mengawal langkah-langkah pemerintah dalam menjamin dan mendukung kesehatan ibu, bayi, dan keluarga melalui menyusui,” ujar Mia Sutanto, Ketua Umum AIMI.

AIMI telah sejak lama meyakini bahwa dengan menggandeng berbagai lembaga dan komunitas lintas sektoral akan menghasilkan karya yang lebih besar dan berkelanjutan. Nia Umar, Wakil Ketua Umum AIMI menjelaskan Selain menjadi anggota GKIA, AIMI juga aktif mengambil bagian dalam gerakan internasional bersama International Baby Food Action Network (IBFAN) dan World Alliance for Breastfeeding Action (WABA), serta rutin bermitra dengan IKMI dan Selasi.

“Dalam kegiatan-kegiatan rutin seperti Breastfeeding Fair, Workshop Menyusui untuk Ustadz dan Ustadzah, SosialisASI, AIMI Goes to Office, AIMI melibatkan berbagai komunitas media, keagamaan seni, bermain, makanan, kesehatan, keuangan, sosial kemanusiaan, parenting, dan masih banyak lagi,” terang Nia saat konferensi pers AIMI di Jakarta, Kamis (27/7).

WBW 2017 mengelompokkan 17 SDG ke dalam empat bidang tematik yang berhubungan satu sama lain dan berkaitan dengan menyusui, yakni (1) Nutrisi, Keamanan Pangan, dan Pengentasan Kemiskinan; (2) Kelangsungan Hidup, Kesehatan, dan Kesejahteraan; (3) Perubahan Iklim dan Lingkungan; dan (4) Produktivitas dan Pekerjaan Perempuan.

Secara rutin materi Kelas EdukASI Menyusui dan MP-ASI AIMI direvisi mempergunakan hasil-hasil riset terbaru dan pedoman WHO sebagai acuan. Bersama rekan-rekan koalisi aktif memantau penegakkan aturan pemerintah, terutama dalam hal usaha pelanggaran kode marketing makanan bayi.

Selain itu, turut serta dalam kampanye lingkungan mempromosikan kegiatan menyusui sebagai gerakan alami berkesinambungan tanpa limbah atauzero waste sehingga sangat aman bagi lingkungan. Pada tahun 2012, ILO dan AIMI meluncurkan Better Work Indonesia Campaigns melalui Pedoman Perusahaan untuk Lingkungan Kerja Ramah Laktasi. (Foto: AIMI)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: