Perjalanan Putri Marino, Sekolah Mode Hingga Dunia Akting

Tak memiliki pengalaman di dunia film tak lantas membuat gentar perempuan bertubuh mungil ini.
, Majalah Kartini | 16/11/2017 - 16:22

MajalahKartini.co.id – Putri Marino, perempuan kelahiran Medan 21 Agustus 1993 ini ternyata awalnya menempuh pendidikan di dunia mode. Putri Marino pun menetap di Bali dan sempat bekerja di Pulau Dewata. Namun berkat rasa ingin tahu yang besar dalam mencoba hal-hal baru, Putri memberanikan diri pindah ke Jakarta untuk mencoba peluang lain di Ibu kota. “Jadi dulu tuh aku tinggal sama keluarga di Bali, sempat kerja juga di sana. Senangnya kalau tinggal di Bali tuh, kapan pun aku ingin diving bisa langsung ke pantai. Karena banyak spot. Dan diving kan hobi aku banget,” ujar Putri kepada KARTINI.

Setelah merantau ke Jakarta, tawaran casting untuk menjadi presenter acara traveling di sebuah stasiun televisi swasta pun menghampirinya dan membawa perjalanan karier yang berbeda bagi kehidupan Putri Marino. Tak menyia-nyiakan kesempatan, Putri pun mengikuti casting itu dan keberuntungan tengah berada ditangannya. “Waktu itu disuruh coba ikut casting jadi presenter My Trip My Adventure, ternyata aku langsung diterima. Serunya jadi presenter tuh karena kita jadi diri sendiri. Apalagi aku juga hobi traveling, sehingga ya mengalir saja,” ucapnya.

Keberuntungannya tak hanya itu saja, setelah wajahnya sudah tak asing muncul di program acara tersebut, Putri pun melebarkan sayap untuk masuk ke dunia akting. “Nah, casting film ini juga ceritanya dadakan banget, aku diberitahu manajerku agar besok aku ikut casting, padahal aku baru diberitahu sore itu juga. Nggak ada persiapan banyak, karena aku juga nggak berharap banyak. Intinya aku lakukan ‘nothing to lose’. Coba-coba saja. Nggak aku sangka, aku malah dapat peran utama di film Posesif. Luar biasa senang banget,” cerita Putri dengan mata berbinar.

Tak memiliki pengalaman di dunia film tak lantas membuat gentar perempuan bertubuh mungil ini. Meski belum banyak pengalaman, tetapi dikatakannya bahwa ia tipe orang yang serius ketika mengambil sebuah project. Hal itu pula yang mendorongnya tampil sempurna di film perdananya, Posesif. Bahkan ia sukses meraih penghargaan di ajang bergengsi Festival Film Indonesia (FFI) 2017 sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik, mengalahkan nama-nama besar, seperti Dian Sastro dan Adinia Wirasti. “Aku tipe orang yang selalu total, begitu juga dalam akting,” tuturnya. (Foto: Majalah Kartini)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: