Jadi Juri FJB 2017, Chef Degan Kagumi Kreativitas Generasi Muda

Kelezatan, autentisitas, dan juga keamanannya untuk dikonsumsi jadi penilaian.
, Majalah Kartini | 11/03/2017 - 14:00

CHEF DEGAN

MajalahKartini.co.id – Selebriti Chef, Degan Septoadji menjadi salah satu juri dalam pemilihan 40 start-up kuliner nusantara dari berbagai wilayah lndonesia pada Februari lalu, dan hingga kini tersisa 20 finalis yang siap melaju ke ajang Festival Jalanan Bango (FJB) 2017 pada 6-7 Mei mendatang di ICE BSD, Tangerang.

Selama proses penjurian, Chef Degan menyatakan kekagumannya terhadap kreativitas generasi muda yang ikut dalam kompetisi ini. Ia percaya untuk menilai hidangan dari sisi kelezatan, autentisitas, dan juga keamanannya untuk dikonsumsi.

Ia mengaku bangga karena sebagian besar dari para start-up ini masih menjaga keautentikan citarasa hidangan mereka. “Modifikasi hidangan yang mereka lakukan cukup unik namun masih menjaga nilai autentisitas, dan kebanyakan justru berkreasi dalam hal penyajiannya sehingga lebih praktis dan mudah diterima oleh generasi yang lebih muda,” lanjut Chef Degan.

Hal juga diungkapkan Harjono Sukarno, pakar pengembangan ekonomi kreatif
yang menilai aspek bisnis yang dijalankan oleh para start-up. “Mereka memiliki wawasan serta strategi bisnis yang baik, visi yang jelas, serta sangat paham bagaimana cara memaksimalkan aset yang mereka miliki untuk membesarkan usaha mereka, termasuk pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan publikasi yang kini terbukti makin efektif,” ujarnya.

Lebih lanjut Chef Degan mengungkapkan kendala para start-up suatu hal yang kecil sehingga ia sering kali memberikan saran cara mengolah bahan yang benar. “Kendalanya, misalnya cara tusuk sate ada yang ukuran sate yang kecil jadi kering setelah pembakaran ada juga yang ukurannya pas rasanya jadi jussy. Kadang saya kasi saran juga gini cara mengolah,” lanjutnya.

Peran kecap bagi masakan Indonesia kata Chef berkulit sawo matang ini sangat penting. Bahkan salah satu pelengkap masakan ini selalu ada di piring sajinya. “Waktu kecil kalaj ibu males masak saya dikasi nasi pake kecap kadang sampai bosan, tapi waktu lama di luar negeri kadang kangen sama makanan Indonesia, kadang ada apel tinggal diberi kecap, rasanya sudah mirip rujak. Ini sudah cukup mengobati rasa kangen saya terhadap kuliner Indonesia,” imbuhnya.(Foto : Andim)

Tags: , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: