Rahasia Simpel Perawatan Kulit Wajah ala Raisa

Penyanyi Raisa mengaku tak banyak perawatan yang ia lakukan, seperti apa?
, Majalah Kartini | 22/09/2016 - 09:00

MajalahKartini.co.id – Siloam Heart Institute (SHI) menindaklanjuti penyakit jantung bawaan anak dalam klinik khusus dengan pendekatan tim multidisiplin. Berdasarkan data, sekitar 9 persen bayi meninggal pada bulan pertama setelah lahir akibat penyakit jantung bawaan.

“Penyakit jantung bawaan adalah kelainan pada struktur atau fungsi sirkulasi jantung yang terjadi akibat adanya gangguan atau kegagalan perkembangan struktur jantung pada fase awal perkembangan janin,” ujar Prof. dr. Ganesja M. Harimurti, SpJP(K), selaku dokter spesialis jantung anak SHI dalam rilisnya, Selasa (20/9).

Sementara itu, Dr. dr. Dicky Fakhri, SpB, SpBTKV selaku dokter spesialis bedah jantung anak SHI menambahkan, sekitar 50 kasus penyakit jantung bawaan terdeteksi segera setelah lahir, sisanya tidak terdeteksi, dan 50 persen di antaranya memerlukan intervensi.

“Oleh karena itu, pasien dengan penyakit jantung bawaan harus ditindaklanjuti di dalam klinik khusus dengan tim multidisiplin yang dapat mengantisipasi berbagai masalah secara khusus kepada setiap individu,” jelas dr. Dicky.

Dr. Maizul Anwar, SpBTKV selaku Chairman SHI mengatakan, bedah jantung SHI didukung tim dokter bedah yang berpengalaman dalam menangani berbagai kasus bedah toraks kardiovaskular dan berbagai peralatan canggih yang mendukung proses bedah.
“Hal ini memungkinkan tim bedah SHI untuk melakukan berbagai tindakan bedah dengan kompleksitas tinggi hingga rendah. Jumlah pasien penyakit jantung bawaan anak di SHI periode November 2012-Agustus 2016 sudah mencapai 34 pasien intervensi dan 51 pasien operasi,” jelas dr. Maizul Anwar.

Tim dokter multidisiplin SHI memiliki pengalaman dan keahlian dalam mengelola pasien mulai dari penyakit jantung bawaan sederhana hingga pasien dengan penyakit jantung bawaan kompleks. Pelayanan penyakit jantung bawaan SHI meliputi klinik penyakit jantung bawaan anak dan dewasa; klinik jantung kehamilan; echocardiography; intervention; kateterisasi jantung; penelitian pulmonary vasoreactivity; dan CT Cardiac.

SHI beroperasi setiap Senin-Sabtu pukul 08.00-19.30 WIB. Tim dokter yang tergabung dalam SHI adalah dr. Maizul Anwar, SpBTKV; dr. Heston Napitupulu, SpBTKV; dr. Royman C. P. Simanjuntak, SpBTKV; dr. Antono Sutandar, SpJP; dr. Daniel P. L. Tobing, SpJP; Dr. dr. Dicky Fakhri, SpB, SpBTKV; dr. Elisa Feriyanti Pakpahan, SpJP; dr. Friens August D. P. Sinaga, SpJP; Prof. dr. Ganesja M. Harimurti, SpJP(K); dr. Julio Ulaan, SpJP; dr. Moechtar Hanafy, SpJP; dr. Leonardo Paskah Suciadi, SpJP; dr. Nathania Marliani Kristanti, SpJP; dr. Raja Adil Cakranegara S., SpJP; dr. Reynold Agustinus Manullang, SpJP; Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP; beserta tim dokter lain yang berhubungan erat dengan layanan SHI, seperti radiologi, nuklir scan, dan laboratorium serta rehabilitasi medik untuk fisioterapi khusus jantung dan ahli gizi.(Foto : Istimewa)

MajalahKartini.co.id – Agar selalu tampil cantik, Raisa bukanlah orang yang ribet banget sama urusan perawatan. Ia tidak pernah pusing untuk urusan itu, yang paling penting adalah produk kecantikan siang dan malam. “Saya gak ribet, yang penting produk beauty siang dan malam,” kata Raisa Andriana saat konferensi pers Ponds White Beauty di Jakarta, Selasa (20/9).

Dengan produk tersebut, ia tak takut lagi berada di bawah teriknya matahari yang bisa menyebabkan masalah kulit. Tapi memang membutuhkan waktu yang bertahap untuk membuahkan hasil yang maksimal.

“Sebenarnya saya baru sadar akan kecantikan itu setelah bergelut di dunia entertainment. Baru deh perawatan, mempercantik diri, jadi tidak mau yang ribet-ribet,” jelasnya. Selain day cream dan night, beberapa produk kecantikan lain juga penting buat Raisa. Produk tersebut adalah pelembab dan sun screen, apalagi vitamin! Itu sangat penting buat pelantun Kali Kedua ini. (Foto: Bhrina)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: