‘Wajah’ Perempuan Indonesia dalam Dunia Penelitian

Jumlah peneliti di Indonesia masih sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga.
, Majalah Kartini | 09/11/2017 - 20:04

MajalahKartini.co.id –  Hasil penelitian UNESCO pada tahun 2017, jumlah peneliti permepuan di dunia hanya 28,8% dari total keseluruhan. Meski dalam skala dunia jumlah perempuan melebihi jumlah laki-laki pada tingkat pendidikan sarjana dan master, namun angka tersebut merosot menjadi 44% di tingkat pendidikan doktoral.

Masih menurut data UNESCO di tahun 2016 menyebutkan bahwa kuantitas peneliti di Indonesia paling sedikit di antara negara-negara anggota G-20, yakni menghasilkan sebanyak 6.260 riset. Bagaimana dengan jumlah peneliti di Indonesia? Di Indonesia, jumlah peneliti di Indonesia masih sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Rasio jumlah peneliti di Inonesia sebanyak 89 peneliti per 1 juta penduduk.

Baca juga: Women in Science, Apresiasi untuk Para Perempuan Peneliti

Menariknya, menurut data Data Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) tren pelajar perempuan yang mengambil jurusan sains, teknologi, teknik, dan matematika selalu meningkat tiap tahunnya yaitu sebesar 6.658 peneliti per 1 juta penduduk.

Baca juga: Kesenjangan Gender Masih Kuat di Bidang Sains

Prof. Dr. Arief Rachman, Ketua Harian KNIU Kemdikbud menyatakan, “Jumlah peneliti per 1 juta populasi di Malaysia mencapai angka 7.000, diikuti Singapura di angka 2.590, sementara Indonesia hanya berada di angka 1.071. Jumlah peneliti di Indonesia masih sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Indonesia harus mengejar ketertinggalan tersebut. Menghadapi perkembangan era yang sangat dinamis ini, tuntutan untuk memahami sains dan teknologi semakin tinggi. Dunia pun perlu mengubah pemikirannya bahwa sains, teknologi, teknik, dan matematika bukanlah lahan pria saja. Perempuan pun harus berkecimpung di dunia ini dan memilihnya sebagai karir mereka kedepannya.”  (Foto: Doc. Pribadi)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: