Terobosan Anies-Sandi Atasi Masalah Pengangguran di Jakarta

Persoalan lapangan pekerjaan menjadi salah satu kekhawatiran warga Jakarta.
, Majalah Kartini | 09/11/2016 - 13:30

 

MajalahKartini.co.id – Pembangunan yang dilakukan secara besar-besaran saat ini ternyata belum mampu menyediakan lapangan pekerjaan yang cukup bagi warga ibu kota, sehingga harus memerlukan terobosan baru untuk mengantisipasi hal tersebut. Peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya ternyata tidak diimbangi dengan aktivitas perekonomian yang lebih produktif.

Lapangan pekerjaan semakin sempit dan peluang kerja yang muncul tidak sebanding dengan pembangunan Jakarta yang tampak pesat. Efeknya, timbul ketimpangan pendapatan yang tajam ketika masyarakat yang miskin semakin miskin, sedangkan yang kaya bertambah makmur.

Hal itu terlihat dari angka Rasio Gini DKI Jakarta sebesar 0,41 pada 2016 atau di atas rata-rata nasional 0,397. “Persoalan harga dan lapangan pekerjaan adalah hal yang paling dikhawatirkan warga Jakarta selain macet, banjir, dan sampah merupakan masalah klasik kota ini,” kata calon gubernur (cagub) Jakarta Anies Baswedan, Selasa (8/11).

Dalam hal angka kemiskinan, menurut Anies belum terlihat upaya serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menguranginya. Pada September 2012 sekitar 3,7 persen warga Jakarta hidup di bawah garis kemiskinan. Angka itu tampak tak berubah pada Maret 2016 yang tercatat sebesar 3,75 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Guna mengatasi persoalan lapangan kerja dan kemiskinan tersebut, dirinya bersama calon wakil gubernur (cawagub) Sandiaga Uno akan melakukan sebuah terobosan, yakni menggagas program Gerakan 200 ribu pengusaha baru. Program ini akan direalisasikan melalui empat langkah.

Pertama, membuat 44 pusat kewirausahaan di setiap kecamatan. Kedua, membuat garasi inovasi agar anak-anak muda di Jakarta dapat bereksperimen untuk menciptakan inovasi-inovasi yang bernilai ekonomi dan memberikan solusi untuk berbagai permasalahan di ibu kota. Ketiga, pendampingan perencanaan keuangan untuk UMKM dan pengusaha baru. Keempat, entrepreneur mentorship, yakni melibatkan pemimpin bisnis di Jakarta untuk menjadi mentor bagi para pengusaha baru dengan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi. (Raga Imam/Foto: ANT FOTO/ Agung Rajasa)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: