Sidang Seharian, Tak Hanya Kesal Ahok Juga Merasa Dirugikan

Ahok merasa dirugikan saat mengikuti sidang kasus penistaan agama yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (3/1).
, Majalah Kartini | 04/01/2017 - 12:30

sidang-seharian-tak-hanya-kesal-ahok-juga-merasa-dirugikan

MajalahKartini.co.id – Terdakwa perkara penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan ia sempat tertawa ketika seorang saksi pelapor enggan mengakui pernah bekerja di salah satu restoran asal Amerika Serikat “Pizza Hut” dan diduga dengan sengaja menuliskan nama restoran itu di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) “Fitsa Hats”.

“Ada saksi yang malu kerja di Pizza Hut tetapi sengaja tulisannya diubah jadi “Fitsa Hats”. Saya sampai ketawa padahal semua mesti tanda tangan. Dia bilangnya tidak memperhatikan,” ujar Ahok seusai sidang beragendakan pemeriksaan saksi pelapor di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa malam.

Menurut Ahok, salah satu saksi pelapor yaitu Novel Chaidir Hasan menulis dalam BAP-nya bahwa yang bersangkutan pernah bekerja di “Fitsa Hats” pada 1992-1995. Padahal kata Ahok, itu maksudnya Pizza Hut. “Saya pikir dia malu tidak boleh dipimpin oleh yang tidak seiman. Pizza Hut kan punya Amerika Serikat. Dia tulisnya ‘Fitsa Hats’,” tuturnya. Ahok menyatakan Novel telah menuduhnya atas pembunuhan dua anak buahnya, namun Ahok membantah tuduhan tersebut. “Kalau ketahuan saksi palsu saya harap dia di penjara tujuh tahun,” ucap Ahok.

Sidang yang dihadirinya dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 20.30 WIB. Akibatnya, ia tidak bisa melakukan kampanye blusukan ke rumah-rumah warga. “Makanya, saya merasa dirugikan. Enggak ada waktu untuk kampanye. Karena setiap minggu, satu harian seperti ini,” kata Ahok seusai mengikuti sidang. Selain menghabiskan waktunya, Ahok juga merasa jalannya persidangan hari ini juga merugikannya. Karena para saksi memberikan keterangan yang tidak benar, sehingga menjurus ke arah fitnah.

Saksi-saksi yang dihadirkan dalam sidang Selasa antara lain Habib Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muchsin alias Habib Muchsin Alatas, dan Syamsu Hilal. Sidang Ahok kembali digelar minggu depan (Selasa, 10/1) dengan agenda sama, yaitu pemeriksaan dua saksi pelapor tersisa dari Jaksa Penuntut Umum. (Evi Indria/ Foto: vidio.com)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: