Ratusan WNI Berangkat ke Suriah untuk Gabung ISIS

Kapolri menyatakan ada kelompok-kelompok yang mendukung perjuangan ISIS dan Alqaeda di Indonesia.
, Majalah Kartini | 29/12/2016 - 13:00

ada-600-wni-berangkat-ke-suriah-untuk-gabung-isis

MajalahKartini.co.id – Sekitar 600 Warga Negara Indonesia (WNI) sepanjang tahun 2016 berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teroris ISIS. Hal ini di ungkapkan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian dalam acara Silaturahmi dan Jumpa Pers Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/12).

“Ada sebagian yang meninggal di Suriah, ditangkap dan digagalkan keberangkatannya ketika di Singapura, Malaysia, dan Turki hingga dikembalikan atau dideportasi ke Indonesia,” kata Tito. Polri juga menyoroti soal dinamika perang yang terjadi di Suriah karena terdapat dua kelompok besar yang saling berkompetisi. “Di Suriah ada dua kelompok. Selain ISIS, ada juga Jabhat Al-Nusra yang merupakan cabang Alqaeda di Suriah,” ujar Tito.

Di Indonesia sendiri, Kapolri menyatakan ada kelompok-kelompok yang mendukung perjuangan ISIS dan Alqaeda. “Jamaah Anshar Daulah (JAD) merupakan pendukung ISIS sedangkan Jamaah Islamiyah mendukung Al-Qaeda,” kata mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu.

Tiga WNI ditangkap di Suriah pada 5 Desember karena terindikasi akan bergabung berperang di Suriah. Ketiganya kemudian dideportasi melalui Bandara Istanbul Turki. Densus 88 Antiteror Mabes Polri langsung menangkap ketiganya begitu tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu 24 Desember lalu, untuk kemudian dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, guna diperiksa secara intensif. (Foto : BBC)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: