Rapor Debat Agus, Ahok, dan Anies dari Netizen

Meski Ahok-Djarot merajai percakapan di twitter, pasangan calon yang paling banyak mendapat sentimen positif dari netizen yaitu Agus-Sylvi. 
, Majalah Kartini | 14/01/2017 - 10:03

Rapor-Debat-Agus,-Ahok,-dan-Anies-dari-Netizen

MajalahKartini.co.id  – Debat resmi calon Gubernur dan Wakil Gubuernur DKI Jakarta yang berlangsung semalam (13/1) merupakan acara yang sangat ditunggu-tunggu oleh netizen. Terdapat tagar dukungan yang diviralkan netizen di social media Twitter, yang kerap masuk Trending Topic Indonesia diantaranya yaitu #BadjaTerbukti, #AniesSandiJuaraDebat dan #DebatAgusPalingKeren.

Berdasarkan hasil pantauan PoliticaWave, lembaga survei yang memantau pembicaraan di media sosial, pasangan kandidat yang paling banyak dipercakapkan yaitu Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidajat. “Ahok-Djarot sebesar 23.441 percakapan, kemudian Anies-Sandi sebesar 17.175 percakapan dan Agus-Sylvi sebesar 4.112 percakapan,” kata Direktur Utama Yose Rizal melalui siaran pers yang dikirim Jumat malam, 13 Januari 2017.

Tema pada debat pertama yaitu “Pembangunan Sosial Ekonomi”. Topik ini membahas megenai isu-isu yang menyangkut visi-misi dan program unggulan dari pasangan calon, persoalan penertiban pemukiman warga, transportasi angkutan massal dan pendidikan.

Menurut catatan PolicaWave berdasarkan percakapan netizen, pasangan calon yang unggul di segmen pertama yaitu Ahok-Djarot dengan persentase percakapan sebanyak 47% dengan persentase percakapan positif sebanyak 50% dan negatif sebanyak 50%. Banyak netizen merespons positif Ahok yang lebih mengedepankan data dalam pemaparan visi-misi nya.

Kemudian diikuti oleh pasangan Anies-Sandi dengan persentase percakapan sebanyak 38% dengan persentase positif sebanyak 72% dan negatif sebanyak 28%. Terdapat banyak netizen yang merespons positif gaya penyampaian Anies yang dinilai lebih santai. Pasangan Agus-Sylvi meraih jumlah percakapan sebanyak 15% dengan persentase positif sebanyak 56% dan negatif sebanyak 44%. Tak sedikit netizen yang mengapresiasi program yang disampaikan oleh Agus.

Segmen kedua, Ahok-Djarot tetap unggul dengan meraih persentase percakapan sebanyak 47%. Persentase percakapan positif Ahok-Djarot yaitu sebanyak 40% dan negatif sebanyak 60%. Netizen merespons positif program reformasi bersih yang dikedepankan oleh Ahok-Djarot. Sementara percakapan negatif dipicu oleh isu Ahok yang dinilai kerap berganti partai.

Pasangan Anies-Sandi meraih persentase percakapan sebanyak 37% dengan persentase positif sebanyak 56% dan negatif sebanyak 44%. Terdapat banyak netizen yang memberi dukungan terhadap Anies-Sandi melalui tagar #SalamBersama. Pasangan Agus-Sylvi meraih jumlah percakapan sebanyak 16% dengan persentase positif sebanyak 66% dan negatif sebanyak 34%. Netizen mulai merespons positif gaya Agus yang lugas dalam menyampai argumen, sementara respons negatif memuat sindiran terhadap gaya bicara Agus yang dinilai seperti membaca teks.

Segmen ketiga, Ahok-Djarot masih unggul dengan persentase percakapan sebanyak 54% dengan persentase percakapan positif sebanyak 52% dan negatif sebanyak 48%. Banyak netizen yang memposting tagar dukungan untuk Ahok-Djarot yaitu #YangLainPHP.

Kemudian diikuti oleh pasangan Anies-Sandi yang meraih persentase percakapan sebanyak 35% dengan persentase positif sebanyak 65% dan negatif sebanyak 35%. Respon positif untuk tekad Anies yang berjanji menghentikan proyek reklamasi. Pasangan Agus-Sylvi meraih jumlah percakapan sebanyak 11% dengan persentase positif sebanyak 66% dan negatif sebanyak 34%. Hal tersebut dipicu oleh dukungan netizen terhadap pernyataan Ahok bahwa program BLT yang ditawarkan Agus dinilai tidak mendidik.

Segmen keempat, pasangan calon yang unggul yaitu Ahok-Djarot dengan persentase percakapan sebanyak 63%. Persentase percakapan positif Ahok-Djarot yaitu sebanyak 46% dan negatif sebanyak 54%. Banyak netizen merespons positif enam cara Ahok-Djarot atasi ketimpangan sosial. Sementara percakapan negatif dipicu oleh isu mengenai janji pembangunan Kampung Deret yang belum dipenuhi.

Pasangan Anies-Sandi meraih persentase percakapan sebanyak 30% dengan persentase positif sebanyak 55% dan negatif sebanyak 45%. Terdapat banyak netizen yang merespons positif rencana Anies dalam mengembangkan transpormasi massal di DKI Jakarta. Pasangan Agus-Sylvi meraih jumlah percakapan sebanyak 7% dengan persentase positif sebanyak 58% dan negatif sebanyak 42%. Netizen merespons positif gaya debat Agus yang dinilai mengejutkan dan penuh percaya diri, sementara respons negatif memuat penyampaian Agus-Sylvi yang dinilai tidak berorientasi pada solusi.

Segmen kelima, Ahok-Djarot tetap unggul dengan persentase percakapan sebanyak 50% dengan persentase percakapan positif sebanyak 45% dan negatif sebanyak 55%. Banyak netizen merespons positif pernyataan Ahok bahwa infrastruktur berperan penting untuk pembangunan manusia.

Diikuti pasangan Anies-Sandi yang meraih persentase percakapan sebanyak 43% dengan persentase positif sebanyak 33% dan negatif sebanyak 77%. Pada segmen ini mulai terdapat banyak netizen yang menilai Anies lebih pantas menjadi Dosen karena kerap menyinggung pendidikan dan filosofi kehidupan dalam berargumen. Pasangan Agus-Sylvi meraih jumlah percakapan sebanyak 7% dengan persentase positif sebanyak 58% dan negatif sebanyak 42%. Netizen merespons positif program Agus yang tidak akan melibatkan penggusuran dalam menata pemukiman.

Segmen keenam, kembali Ahok-Djarot unggul dengan persentase percakapan sebanyak 52% dengan persentase percakapan positif sebanyak 50% dan negatif sebanyak 50%. Banyak netizen mendukung pernyataan Ahok bahwa menjadi Gubernur bukan dengan mengandalkan retorika.

Kemudian diikuti oleh pasangan Anies-Sandi dengan persentase percakapan sebanyak 43% dengan persentase positif sebanyak 12% dan negatif sebanyak 88%. Terdapat banyak netizen yang masih menyinggung kinerja Anies saat menjabat sebagai Mendikbud. Pasangan Agus-Sylvi meraih jumlah percakapan sebanyak 5% dengan persentase positif sebanyak 49% dan negatif sebanyak 51%. Banyak netizen merespons negatif penyampaian Agus-Sylvi yang dinilai kerap tidak relevan dengan pertanyaan lawan debat.

Meski Ahok-Djarot merajai percakapan di twitter, Yose Rizal mengatakan pasangan calon yang paling banyak mendapat sentimen positif dari netizen yaitu Agus-Sylvi. Jumlahnya mencapai persentase positif sebanyak 61% sementara sentimen negatif sebanyak 39%. “Pasangan Ahok-Djarot meraih percakapan positif sebanyak 47% dan negatif sebanyak 53%,” ujar dia. Sementara pasangan Anies-Sandi meraih jumlah percakapan negatif terbanyak yaitu sebesar 67% dan positif hanya sebanyak 33%. (Sundari:/Foto: ANT FOTO)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: