Perlindungan Hak Perempuan Kawasan Timur Indonesia

Berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi, khususnya terhadap kaum perempuan masih terus terjadi.
, Majalah Kartini | 11/07/2017 - 15:02

Perlindungan Hak Perempuan Kawasan Timur Indonesia1

MajalahKartini.co.id – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Hak Perempuan Kawasan Timur Indonesia Tahun 2017 sejak 8-10 Juli 2017 di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Sekitar 200 orang peserta dari Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, NTT, Papua, Papua Barat, dan Gorontalo secara aktif mengikuti kegiatan ini.

“Berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi, khususnya terhadap kaum perempuan masih terus terjadi. Ini tentu sangat mengkhawatirkan. Penanganan kekerasan terhadap perempuan menjadi perhatian di semua negara, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, hal ini menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, maupun media massa. Membangun Indonesia dari kawasan Timur dan memperkuat kehadiran negara dalam mengatasi permasalahan perempuan dan anak merupakan tujuan Kemen PPPA menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Staf Khusus Menteri Kemen PPPA, Benny Bernard Arnoldo Naraha saat menutup Rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Hak Perempuan Kawasan Timur Indonesia Tahun 2017 di Kota Manado, Prov. Sulawesi Utara, Senin (10/7).

Dalam rakortek tersebut, sejumlah narasumber/pejabat/pakar/ahli, baik dari pusat maupun daerah telah menyampaikan materi terkait perlindungan hak perempuan dalam upaya pencegahan, penanganan, dan pemberdayaan perempuan. “Saya berharap kegiatan strategis ini menghasilkan sinkronisasi/keterpaduan/keselarasan program dan kegiatan antara pusat dan daerah, pemberdayaan perempuan dan perlindungan hak perempuan antar sektor, antar wilayah, dan antar pusat dan daerah dengan mengacu pada program unggulan (Three Ends), adanya rencana/target capaian pelaksanaan program/kegiatan program unggulan (Three Ends) pada 2017 dari tiap-tiap pemangku kepentingan, dan melaksanakan/menindaklanjuti seluruh hasil rekomendasi Rakortek ini untuk kemajuan perempuan Indonesia,” tambah Benny.

Dengan memperhatikan Peraturan Perundang-Undangan terkait perlindungan hak perempuan dari kekerasan dalam rumah tangga, perlindungan tenaga kerja, tindak pidana perdagangan orang, perlindungan perempuan dalam situasi darurat dan kondisi khusus, serta arahan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, paparan dari narasumber dan masukan para peserta pada Rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Hak Perempuan Kawasan Timur Indonesia dengan tema “Melindungi Hak Perempuan dari Kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang menuju Indonesia Hebat”. (Foto: Kemen PPPA)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: