Perempuan Turut Andil dalam Produksi Pangan

Peran perempuan di bidang pertanian dan kelautan tidak dapat dipungkiri. Banyak perempuan yang bekerja sebagai petani atau nelayan untuk memenuhi kebutuhan pangan Indonesia. Sektor pertanian dan kelautan Indonesia tidak terlepas dari peran perempuan.
, Majalah Kartini | 18/08/2016 - 16:00

MajalahKartini.co.id – Berdasarkan sensus pertanian tahun 2013, sebanyak 23 persen dari 31,7 juta petani adalah perempuan. Besarnya angka tersebut menjadi daya ukur peran perempuan dalam sektor pertanian.

“Angka tersebut bukan angka yang sedikit. Perempuan petani dan nelayan terlibat dari awal proses. Ini menjadi penting bagi kita untuk memberikan pengakuan dan penghargaan,” kata Direktur Program Keadilan Ekonomi Oxfam di Indonesia, Dini Widiastuti, di Jakarta, Kamis (18/8).

Rimbawan Muda Indonesia (RMI) dan Oxfam di Indonesia mengajak masyarakat untuk mengenal hubungan peran perempuan dan pangan dengan cara berbeda. Melalui kompetisi video pendek.

Menurut Manajer Kampanye dan Advokasi untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat RMI, Mardha Tillah, masih banyak masyarakat yang menganggap profesi petani dan nelayan itu adalah laki-laki. Padahal perempuan juga ikut serta dalam produksi pangan tersebut.

“Masih banyak yang mengira petani dan nelayan adalah laki-laki. Padahal proses di belakangnya pun ada peran perempuan,” ujar Tillah.

Tillah menyatakan dalam beberapa studi menunjukkan bahwa anak muda masih asing terhadap isu lingkungan dan pangan. Sehingga kompetisi video ini menjadi cara untuk mengenal peran perempuan dalam sektor pertanian dan kelautan. (Foto: Adi Briantika)

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: