Pelaku Kampanye Hitam Harus Diproses Hukum

Anies mengaku tidak memiliki cara khusus untuk menepis adanya kampanye hitam.
, Majalah Kartini | 09/02/2017 - 10:01

 

Pelaku Kampanye Hitam Harus Diproses Hukum

MajalahKartini.co.id – Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta semua pihak menghindari aktivitas kampanye hitam. Jika ada yang melakukan, pihaknya meminta agar ditindak secara hukum. “Jadi saya minta untuk diproses secara hukum. Dengan begitu, pelanggaran tidak dibiarkan melenggang begitu saja,” katanya di tempat pelelangan ikan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (8/2).

Anies juga mengaku makin optimis meski ada pihak yang menyerangnya dengan kampanye hitam. Sebab, hal itu menunjukkan bahwa posisi Anies-Sandiaga semakin kuat dalam Pilgub DKI 2017. “Kami malah merasa makin optimis, makin banyak yang seperti itu, artinya kita ini posisinya semakin kuat. Dan kita menuntut kepada aparat keamanan untuk menegakkan hukum,” ujarnya.

Anies mengaku tidak memiliki cara khusus untuk menepis adanya kampanye hitam yang menyerangnya. Mantan Mendikbud itu lebih memilih berfokus mensosialisasikan isu pokoknya. “Nggak, kita sih terus menggencarkan lapangan pekerjaan, pendidikan, harga yang terjangkau, itu saja terus kampanye kita,” ujarnya.

Dirinya memilih berfokus mensosialisasikan programnya. “Nggak (ada cara khusus), kita sih terus menggencarkan lapangan pekerjaan, pendidikan, harga yang terjangkau, itu saja terus kampanye kita,” kata dia.

Mantan Mentri Pendidikan dan Budaya itu lebih memilih berpikir positif dan tetap optimistis meski ada serangan-serangan. “Kami malah merasa makin optimis, makin banyak yang seperti itu, artinya kita ini posisinya semakin kuat. Dan kita menuntut kepada aparat keamanan untuk menegakkan hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur DKI jakarta Sandiaga Uno, menegaskan ogah melakukan kampanye hitam. Dia berharap warga Jakarta tidak jadi terkotak-kotak akibat adanya serangan kampanye hitam. “Kita tidak ingin dengan adanya kejadian ini, warga menjadi dikotak-kotakkan,” kata Sandiaga secara terpisah. (Foto: ANT FOTO/Muhammad Adimaja)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: