‘Pedasnya’ Harga Cabai, Ini Kata Aliansi Pedagang Pasar

Faktor cuaca menjadi alasan pemerintah saat harga cabai melambung hingga tiga kalipat. Namun, faktor kenaikan harga cabai itu dinilai lain oleh Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia.
, Majalah Kartini | 10/01/2017 - 08:16

pedasnya-harga-cabai-ini-kata-aliansi-pedagang-pasar

MajalahKartini.co.id – Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPP APPSINDO) menilai harga cabai naik saat ini adalah tanda pemerintah belum mampu meningkatkan produksi cabai di tanah air. “Ini tandanya produksi cabai kita masih belum maksimal,” tutur ketua umum DPP APPSINDO Hasan Basri, Minggu (8/1).

Bahkan, dia juga mengatakan, strategi Kementerian Pertanian (Kementan) meningkatkan produksi tanaman hortikultura, khususnya cabai, masih belum menimbulkan hasil maksimal. Nyatanya, kata Hasan, harga cabai di pasar saat ini kian ‘pedas’. Meski begitu, dia juga mengakui, untuk menjaga keseimbangan harga komoditas pangan, khususnya cabai tidak bisa dilihat dari sisi produksi saja.

Tetapi, tambah dia, perlunya terintegritasi dengan proses distribusi dan menjaga keseinbangan harga di pasar. “Yang terjadi pada saat ini adalah naiknya harga cabai karena masih kurangnya pasokan ke pasar-pasar yang ada, dan ini harus menjadi perhatian pemerintah,” akunya.

Sebelumnya, harga cabai di beberapa daerah melonjak naik. Seperti halnya di pasar tradisional Jakarta, di kios sayuran pasar Gondangdia, Jakarta Pusat. Kenaikan harga pada komoditas cabai rawit merah yang mencapai hampir tiga kali lipat hingga Rp140.000 per kilogram. Adapun harga cabai merah mencapai Rp40.000 per kilogram. Kenaikan harga cabai tidak sama di setiap daerah. Laporan media lokal menyebutkan harga cabai di Samarinda, Kalimantan Timur, mencapai Rp200.000 per kilogram.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan kenaikan harga cabai itu karena faktor cuaca dan distribusi. “Stoknya ada tapi musim hujan, mudah-mudahan cerah. Harga cabai sudah mulai turun, kemarin mengatakan Rp100.000 sekarang sudah Rp70.000, ada Rp40.000. Sudah kami turunkan bersama Mendag,” kata Amran. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita juga mengatakan hal yang sama, di mana Faktor cuaca adalah faktor yang menghambat distribusi yang menyebabkan naiknya harga cabai yang berbeda dari setiap daerahnya. (Foto: fakta.co.id)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: